BATU – Sebanyak 104 Peserta Didik (Serdik) Sespimma Polri Angkatan ke-74 Tahun 2025 resmi melaksanakan Praktek Kerja Profesi (PKP) di wilayah hukum Polda Jawa Timur. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kasespimma Lemdiklat Polri Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., pada Selasa (11/11/2025).
Pelaksanaan PKP tersebar di lima wilayah yakni Polresta Malang Kota, Polres Malang, Polres Batu, Polres Pasuruan, dan Polres Pasuruan Kota.
Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Sonny Irawan menegaskan bahwa PKP bukan sekadar penerapan materi pendidikan, namun juga wadah pembentukan karakter dan kepekaan sosial bagi para peserta didik.
“PKP ini bukan hanya ajang menerapkan ilmu, tetapi juga sarana menanamkan nilai moral, tanggung jawab sosial, dan kepedulian kepada masyarakat,” ujarnya.
Libatkan Tokoh Daerah, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Selama PKP, para Serdik melaksanakan penelitian lapangan dan Forum Group Discussion (FGD) yang melibatkan unsur pimpinan Polres, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta dinas terkait. Tujuannya, untuk memperkuat pemahaman kondisi sosial wilayah serta membangun kolaborasi antara Polri dan pemangku kepentingan daerah.
Brigjen Sonny menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberi pengalaman implementatif secara langsung bagi Serdik, dengan menekankan tiga pilar utama pendidikan di Sespimma, yaitu pengajaran, pelatihan, dan pengasuhan.
Serdik Lakukan Bakti Sosial dan Program Pengabdian Masyarakat
Selain kegiatan akademik dan penelitian, para peserta didik juga melaksanakan berbagai program kemasyarakatan, meliputi:
- bakti sosial dan santunan anak yatim/piatu
- penanaman pohon
- pelepasan burung
- donor darah
- penyerahan bantuan alat pertanian kepada kelompok tani
Berbagai kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di wilayah penugasan PKP.
Seimbangkan Hard Competency dan Soft Competency
Kasespimma menekankan bahwa pendidikan di Sespimma Polri dibangun atas keseimbangan antara Hard Competencydan Soft Competency, yang meliputi kemampuan akademis, keterampilan praktis, serta pembinaan moral-spiritual.
“Kami berupaya membentuk polisi yang berpengetahuan, berintegritas, dan beriman. Harapannya, para peserta didik yang lulus nantinya mampu menjadi polisi yang diharapkan dan dicintai masyarakat di tengah sorotan reformasi Polri,” pungkasnya.
PKP Sespimma Polri Angkatan 74 ini diharapkan menjadi momentum untuk mencetak perwira Polri yang adaptif, profesional, dan humanis dalam melayani masyarakat.





