Perluas Ruang Hiburan Publik, Legislator Nilai Penting untuk Dorong Ekonomi dan Kreativitas Warga

Wakil Ketua Komisi III DPRD Berau, Ahmad Rifai.

BERAU – Minimnya pilihan hiburan masyarakat di Kabupaten Berau kembali mendapat perhatian.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Berau, Ahmad Rifai, menilai pemerintah daerah perlu memperbanyak ruang publik yang dapat menjadi wadah kegiatan kreatif, komunitas, dan rekreasi warga.

Rifai menyebut tingginya antusiasme masyarakat terhadap berbagai agenda acara beberapa waktu terakhir menunjukkan bahwa kebutuhan warga akan hiburan yang terjangkau dan mudah diakses semakin besar.

Baca juga  DPRD Tarakan Apresiasi Kenaikan Setoran Parkir Tepi Jalan

Menurutnya, kegiatan hiburan yang rutin dan terorganisir mampu mendorong perputaran ekonomi di tingkat lokal.

“Ketika kegiatan komunitas semakin digiatkan, ekonomi daerah juga ikut bergerak. Warga tidak perlu lagi pergi ke luar daerah hanya untuk mencari hiburan,” ujarnya.

Ia menilai daya beli masyarakat Berau sebenarnya cukup tinggi, namun terbatasnya sarana rekreasi membuat sebagian besar warga lebih memilih membelanjakan uang mereka di Samarinda, Balikpapan, atau kota lain yang menawarkan lebih banyak pilihan.

Baca juga  DPRD Dorong Pemkab Berau Hadirkan Atraksi Wisata Rutin untuk Dongkrak Daya Tarik Pariwisata

“Masyarakat kita sanggup membayar, tapi pilihan hiburannya masih terlalu sedikit,” tambahnya.

Rifai mencontohkan tingginya kunjungan ke bioskop sebagai bukti kebutuhan masyarakat akan ruang hiburan yang memadai. Antusiasme yang sama juga terlihat setiap kali pemerintah menggelar kegiatan di Lapangan Pemuda.

“Setiap ada event, selalu ramai. Itu menunjukkan masyarakat benar-benar membutuhkan ruang hiburan yang lebih variatif,” jelasnya.

Baca juga  DPRD Berau Dukung Penuh Perjuangan Atlet di Kualifikasi Porprov Kaltim 2026: Saatnya Buktikan Prestasi dan Semangat Juang

Politisi PPP itu mendorong pemerintah daerah untuk memberikan ruang seluas mungkin bagi komunitas kreatif, kelompok pemuda, dan UMKM untuk menginisiasi kegiatan rutin.

Menurut Rifai, kolaborasi semacam ini dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus menghadirkan pilihan hiburan yang sehat bagi masyarakat.

“Event rutin bukan hanya menggerakkan ekonomi, tapi juga membangun interaksi sosial dan memunculkan kreativitas baru, terutama bagi anak muda,” tutupnya. (git/adv)

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?