Dukung Layanan Kesehatan Masyarakat, Labkesda Tarakan Pastikan Ketersediaan Alat Uji dan Reagen Lengkap

Alat Uji dan Reagen yang masih tersegel di Labkesda Tarakan.

TARAKAN – Labkesda Tarakan memastikan ketersediaan alat uji dan reagen laboratorium kesehatan berada dalam kondisi memadai untuk mendukung pelayanan pemeriksaan klinik maupun lingkungan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Labkesda Tarakan, Sri Wahyuni S.Si, yang menegaskan bahwa fasilitas laboratorium saat ini telah memenuhi ketentuan Kementerian Kesehatan terkait laboratorium kesehatan masyarakat tingkat kedua di wilayah kabupaten/kota.

Sri Wahyuni menjelaskan kelengkapan alat uji yang dimiliki Labkesda Tarakan telah mencakup berbagai parameter pemeriksaan penting di bidang kesehatan klinik. Dengan dukungan reagen yang tersedia, laboratorium mampu melakukan pemeriksaan kimia klinik, hematologi, imunologi, hingga urinalisa secara mandiri.

“Ketersediaan alat uji dan reagen, alhamdulillah sampai saat ini kita sudah memenuhi ketentuan KMK terkait laboratorium kesehatan masyarakat tingkat kedua di wilayah kabupaten/kota khususnya Kota Tarakan. Misalnya untuk pemeriksaan laboratorium klinik kita sudah memenuhi pemeriksaan kimia klinik, hematologi, imunologi maupun urinalisa, dan kita juga dilengkapi uji NAPZA atau narkotika yang berasal dari urin,” ujar Sri Wahyuni.

Baca juga  Pemkot Tarakan Raih WTP atas LKPD 2025

Selain pemeriksaan klinik, Labkesda Tarakan juga telah melengkapi fasilitas untuk pengujian lingkungan. Beberapa peralatan penting seperti Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS), spektrofotometer, serta membrane filter untuk pemeriksaan mikrobiologi air telah tersedia dan digunakan dalam kegiatan pengujian rutin.

Menurut Sri Wahyuni, kelengkapan tersebut memungkinkan laboratorium untuk menangani berbagai jenis sampel lingkungan, mulai dari makanan dan minuman hingga air bersih, air minum, serta air limbah. Seluruh sampel tersebut dapat diperiksa sesuai standar laboratorium kesehatan lingkungan yang berlaku.

Baca juga  Labkesda Tarakan Gunakan Sistem Operasional Mandiri, Raih Penghargaan BLUD Terbaik di Lingkungan Pemkot Tarakan

“Untuk ketersediaan alat uji pemeriksaan lingkungan juga sudah ada kelengkapannya, seperti AAS, spektrofotometer, dan membrane filter untuk pemeriksaan mikrobiologi air. Jadi untuk sampel yang berasal dari lingkungan, khususnya makanan, minuman, air bersih, air minum maupun air limbah sudah bisa diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Tarakan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pemeriksaan klinik yang dilakukan juga mencakup berbagai sampel biologis manusia seperti darah, urin, dan feses. Hal ini menjadi bagian dari layanan diagnostik yang mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Tarakan dan sekitarnya.

Baca juga  Wali Kota Tarakan dan Wakil Hadir di Rakornas Bersama Presiden Prabowo Subianto

Terkait waktu tunggu hasil pemeriksaan, Sri Wahyuni menyebutkan bahwa durasi penyelesaian hasil bervariasi tergantung pada jenis parameter yang diperiksa. Masing-masing jenis pemeriksaan memiliki karakteristik dan tingkat kompleksitas yang berbeda, sehingga waktu analisis juga dapat berbeda satu sama lain.

“Untuk waktu tunggu antara parameter satu dengan yang lain berbeda-beda,” tambahnya.

Dengan ketersediaan alat uji dan reagen yang relatif lengkap, Labkesda Tarakan diharapkan terus memperkuat perannya sebagai laboratorium rujukan kesehatan masyarakat di wilayah Kalimantan Utara, khususnya dalam mendukung deteksi dini, pengawasan kualitas lingkungan, serta peningkatan layanan kesehatan berbasis laboratorium. (adv)

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?