TARAKAN – Penyaluran Beasiswa Khusus Kaltara Unggul Tahun Anggaran 2026 perlu memastikan mahasiswa yang memenuhi kriteria benar-benar memperoleh bantuan pendidikan. Proses seleksi hingga verifikasi penerima menjadi bagian penting agar program tersebut berjalan sesuai sasaran.
Anggota Komisi IV DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah, menilai program beasiswa tersebut memiliki sasaran khusus, terutama mahasiswa asal Kalimantan Utara yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan.
“Beasiswa Kaltara Unggul ini harus diberikan kepada mahasiswa yang memang memenuhi persyaratan. Proses seleksi dan verifikasi perlu dilakukan secara cermat supaya penerimanya sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan,” ujar Syamsuddin.
Program Beasiswa Khusus Kaltara Unggul 2026 diperuntukkan bagi mahasiswa asal Kaltara dengan sejumlah kelompok prioritas. Di antaranya mahasiswa dari keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, serta mahasiswa yang menjadi korban musibah atau bencana.
Syamsuddin menilai ketepatan sasaran menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program karena bantuan tersebut berkaitan langsung dengan keberlanjutan pendidikan mahasiswa. Data calon penerima juga perlu diperiksa secara baik agar bantuan tidak diberikan kepada pihak yang tidak sesuai dengan ketentuan.
“Data penerima harus jelas dan proses verifikasinya juga harus benar-benar dilakukan. Jangan sampai ada mahasiswa yang sebenarnya masuk dalam kategori penerima justru tidak mendapatkan bantuan karena persoalan administrasi atau data yang belum sesuai,” katanya.
Selain ketepatan penerima, proses penyaluran juga perlu dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Informasi mengenai persyaratan, mekanisme seleksi serta hasil penerimaan perlu disampaikan secara jelas kepada mahasiswa yang mengikuti program.
Syamsuddin menyebut pengelolaan beasiswa yang tertib akan menentukan sejauh mana program tersebut dapat membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kaltara.
“Bantuan ini harus sampai kepada mahasiswa yang membutuhkan dan sesuai dengan kriteria. Dengan begitu, beasiswa dapat membantu mereka melanjutkan pendidikan sekaligus mendukung peningkatan kualitas SDM Kaltara,” pungkasnya. (adv)





