TARAKAN – Kondisi pengembangan perikanan dan pertanian di Kota Tarakan menjadi bahan Komisi II DPRD Kalimantan Utara dalam melihat kebutuhan kebijakan dan dukungan anggaran untuk sektor pangan daerah.
Ketua Komisi II DPRD Kaltara, Pdt. Robenson Tadem, bersama anggota komisi melihat langsung sejumlah fasilitas pengembangan perikanan dan pertanian dalam kunjungan kerja ke Tarakan, Rabu (23/9/2026). Pemantauan diawali di UPTD Budidaya Laut Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kaltara.
“Pengembangan budidaya laut perlu didukung dengan tata kelola yang baik serta sarana dan prasarana yang memadai. Hal tersebut penting agar kegiatan budidaya dapat terus berkembang dan memberikan hasil bagi masyarakat,” ujar Robenson.
Dari UPTD Budidaya Laut, Komisi II melanjutkan kunjungan ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tarakan. Di lokasi tersebut, rombongan meninjau proses pembibitan tanaman unggul yang dikembangkan untuk mendukung kegiatan pertanian.
Menurut Robenson, pengembangan bibit tanaman unggul dapat mendukung peningkatan kapasitas dan produktivitas petani lokal. Karena itu, sektor pertanian juga perlu mendapat dukungan sesuai kebutuhan pengembangannya.
“Pembibitan tanaman unggul menjadi bagian penting dalam pengembangan pertanian. Dengan dukungan bibit yang baik, kapasitas dan produktivitas petani lokal dapat terus ditingkatkan,” katanya.
Pengembangan perikanan dan pertanian menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian pangan di Kalimantan Utara. Komisi II menjadikan hasil kunjungan tersebut sebagai bagian dari pemantauan terhadap perkembangan kedua sektor tersebut di daerah.
Robenson mengatakan dukungan kebijakan dan anggaran diperlukan agar pengembangan sektor kelautan dan pertanian dapat berjalan sesuai kebutuhan.
“Dukungan kebijakan dan anggaran perlu diarahkan pada pengembangan sektor perikanan dan pertanian. Harapannya, kedua sektor ini semakin berkembang dan ikut mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kaltara,” pungkasnya. (adv)





