MEDAN – Persatuan Squash Indonesia (PSI) Kaltara tidak muluk-muluk menetapkan target medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara (Sumut). Medali perunggu ditargetkan bisa diraih PSI Kaltara.
Ketua PSI Kaltara Steve Singgih Wibowo mengatakan, pada babak kualifikasi (BK) PON, Kaltara menempati urutan keenam. Hasil tersebut pun membuat pihaknya menargetkan perunggu di PON XXI. “Kita sudah latihan di Kepulauan Riau dan hasilnya atlet kita bisa mengimbangi permainan atlet Riau,” katanya.
Ia berharap pada saat pertandingan, para atlet bisa menampilkan performa terbaiknya. Sehingga bisa mendapatkan hasil yang terbaik juga. Ia menyakini atletnya yang sempat berlaga di PON Jawa Barat, sudah punya pengalaman bertanding di level nasional. Nantinya ketiga atlet putra akan bertanding di kelas beregu.
“Squash ini kami optimis. Target paling tidak perunggu,” tegasnya.
Terkait persiapan yang sudah dilakukan, pihaknya tetap mengikuti agenda dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltara. Salah satunya mengikuti pemusatan latihan selama tiga bulan terakhir di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Alasannya memilih tempat tersebut karena, di Sumedang telah banyak menciptakan atlet squash yang berbakat. Bahkan atlet tuan rumah dari Aceh, dididik di Sumedang. “Makanya kami ikuti jejaknya itu, terutama diberegu. Karena diindividu kita tidak main. Yang jelas setelah TC (training center) ada perubahan,” tuturnya.
Steve mengakui, dalam olahraga squash lebih mengandalkan fisik. Terutama fisik dibagian kaki untuk berlari dan mengejar bola. Sehingga fokusnya saat ini terus mengolah latihan fisik. “Semoga dari hasil TC yang sudah berlangsung, fisik para atlet bisa terjaga hingga bertanding nanti,” pungkasnya. (adm)





