Lion Air Resmi Buka Rute Baru Langsung Tarakan – Yogyakarta

Ilustrasi.

TARAKAN – Maskapai Lion Air kembali menambah jaringan penerbangannya dengan membuka rute baru penerbangan langsung dari Bandara Juwata Tarakan menuju Bandara Bandar Udara Internasional Yogyakarta.

Rute baru ini akan mulai beroperasi pada tanggal 20 Juni dan dilayani sebanyak empat kali dalam seminggu, yaitu setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Keberangkatan dari Bandara Juwata Tarakan dijadwalkan pukul 15.40 WITA menggunakan pesawat jenis Boeing.

Dengan adanya rute penerbangan langsung ini, masyarakat Kaltara kini dapat melakukan perjalanan ke Yogyakarta tanpa harus singgah atau transit terlebih dahulu, berbeda dengan rute sebelumnya yang mewajibkan transit di Balikpapan.

Baca juga  Brigjen Pol. Andries Hermanto, S.I.K., S.H., M.Si., Kini Resmi Menjabat Sebagai Wakapolda Kaltara

“Pembukaan rute baru ini kami lakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat, khususnya menuju Yogyakarta dan daerah lain di Pulau Jawa. Apalagi menjelang libur sekolah, permintaan tiket melonjak cukup signifikan,” kata Plt Airport Manager Lion Group Station Tarakan, Faikar Musanti.

Ia menambahkan , untuk tiket penerbangan dari Tarakan ke Yogyakarta dibanderol mulai dari Rp 1,7 juta hingga Rp1,9 juta, sedangkan untuk perjalanan dari Yogyakarta ke Tarakan harganya berkisar antara Rp 1,8 juta sampai Rp 2 juta.

Baca juga  Bertemu Menteri PKP, Gubernur Berhasil Perjuangkan 2.000 Rumah Subsidi untuk Warga

Keberadaan rute ini tidak hanya akan mempermudah akses masyarakat Kaltara ke Jawa Tengah dan Yogyakarta, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan mobilitas ekonomi, pariwisata.

“Rute ini kami pastikan berkelanjutan, bukan hanya untuk periode tertentu. Jadi masyarakat bisa mengandalkan layanan ini untuk berbagai keperluan, baik perjalanan bisnis maupun wisata,” ungkapnya.

Sebelumnya, masyarakat yang ingin terbang ke Yogyakarta dari Tarakan harus transit di Balikpapan terlebih dahulu, yang tentu memakan waktu dan biaya lebih. Kini dengan rute baru ini, diharapkan waktu perjalanan dapat dipangkas sehingga lebih efisien.

Baca juga  Kaltara Tegas Tolak Transmigrasi Baru, Fokus Berdayakan Warga Lokal

“Rute ini akan berlanjut dan bukan di moment tertentu. Makanya jadwal rutenya 4 kali seminggu,” pungkasnya. (adm)

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?