TARAKAN – DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kalimantan Utara (Kaltara) semakin percaya diri mengusung Ibnu Saud maju dalam bakal calon Pilwali Tarakan. Alasannya mengacu pada perolehan suara pada Pileg belum lama ini.
“Setelah diskusi panjang internal partai, akhirnya nama yang diusung mengerucut ke Ibnu Saud. Pertimbangan kami di internal Gerindra ini ada peluang untuk kami maju di Pilwali Tarakan. Hasil internal kami akhirnya mengerucut satu nama Ibnu Saud khusus untuk Pilwali di Tarakan,” tegas Ketua Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK) DPD Gerindra Kaltara, Jufri Budiman Rabu (20/3).
Ia menegaskan, dalam mengusung Ibnu Saud pihaknya mempertimbangkan bahwa yang bersangkutan meraih suara sebanyak 5.000 lebih pada Pileg Pemilu 2024. Jika dibandingkan dengan partai lain, suara Ibnu Saud masuk dalam 5 besar perolehan suara tertinggi untuk Dapil Tarakan.
“Dulu 2019, beliau tidak sampai 2 ribu suara sekarang 2024 jauh naiknya. Ini pertimbangan kami di Gerindra untuk mengusung beliau sebagai calon walikota Tarakan,” tuturnya.
Meski sudah mengusung Ibnu Saud, Gerindra masih tetap membuka untuk penjaringan bakal calon. Pihaknya juga telah membangun komunikasi untuk koalisi partai serta para tokoh masyarakat, agama, dan tokoh pemuda. Pihaknya mengharapkan, adanya calon yang siap mendampingi Ketua DPD Gerindra Kaltara nanti.
“Ada beberapa orang yang tersaring tinggal kami lakukan komunikasi dan melobi supaya bisa berjalan bersama.Tapi kami lebih fokus ketika tokoh yang punya partai itu lebih bagus karena saat ini Gerindra 5 kursi butuh 2 kursi lagi,” katanya.
Dalam pengusungan nama Ibnu Saud, pihaknya juga telah melaporkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra. Hasilnya, sudah terdapat rekomendasi untuk Ibnu Saud lantaran dinilai memiliki kapasitas untuk memimpin Kota Tarakan.
“Pak Ibnu Saud sudah bersedia. Selain beliau ketua partai dan beliau juga punya kapasitas. Untuk saat ini kami masih mencari figur yang cocok untuk mendampingi pak Ibnu,” pungkasnya.(nns)





