TARAKAN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) resmi mendaftarkan 72 atlet dari 8 cabang olahraga (cabor) untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 yang akan digelar di Kudus, Jawa Tengah, pada 11–26 Oktober 2025 mendatang.
Wakil Ketua Umum I Bidang Organisasi dan Kesejahteraan Pelaku Olahraga KONI Kaltara, Wiyono Adie, menjelaskan bahwa dari 10 cabor yang dipertandingkan dalam edisi perdana PON Bela Diri, Kaltara hanya mengikutsertakan 8 cabor.
“Jumlah atlet dan cabor ini masih bersifat sementara, karena kita masih menunggu kepastian besaran anggaran dari Pemprov Kaltara. Tapi kita daftarkan dulu semua berdasarkan usulan dari cabor masing-masing,” ujar Wiyono.
Jika terjadi penyesuaian akibat keterbatasan anggaran, KONI menyerahkan keputusan pengurangan jumlah atlet atau cabor kepada masing-masing pengurus cabor. Dalam waktu dekat, KONI akan menggelar rapat finalisasi bersama semua pihak terkait.
Rekap Kontingen Kaltara yang telah didaftarkan yakni sambo dengan 11 atlet, gulat 11 atlet, silat 5 atlet, kempo 11 atlet, taekwondo 15 atlet, judo 4 atlet, wushu 8 atlet dan karate 7 atlet. Jadi total atlet Kaltara sebanyak 72 orang. Sedangkan jumlah official 30 orang.
Menurut Wiyono, pemilihan cabor dan atlet dilakukan berdasarkan sejumlah indikator. Salah satunya, keaktifan organisasi cabor yang memiliki kepengurusan aktif minimal di tiga kabupaten/kota di Kaltara.
“Dari 10 cabor yang dipertandingkan, dua di antaranya tidak kami ikutkan karena kepengurusannya sudah tidak aktif. Satu cabor lainnya masih dalam pertimbangan karena belum memiliki kepengurusan di daerah,” jelasnya.
Selain itu, hanya atlet lokal yang memiliki KTP Kaltara yang berhak didaftarkan. KONI juga memprioritaskan atlet berprestasi, termasuk mereka yang sebelumnya telah lolos seleksi PON XXI di Aceh–Sumut.
“Kita sudah sepakat dengan Pemprov dan kabupaten/kota bahwa yang diberangkatkan adalah atlet Kaltara. Harus dibuktikan domisili dan prestasinya. Kita ingin memberi peluang kepada atlet daerah agar bisa berkembang,” tegasnya.
Terkait jadwal keberangkatan, Wiyono menyebut bahwa kontingen Kaltara akan diberangkatkan secara bertahap menyesuaikan jadwal tanding masing-masing cabor. “Akan ada rapat teknis keberangkatan bersama seluruh cabor. Nanti disusun agar efisien dan sesuai kebutuhan pertandingan di Kudus,” pungkasnya. (adm)





