DPRD Berau Soroti Lonjakan Kasus Perceraian Akibat Judi Online: Bukan Masalah Pribadi tapi Ancaman Sosial

Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi.

BERAU – Fenomena judi online mulai meninggalkan jejak kelam di Kabupaten Berau. Tak hanya menggerus ekonomi rumah tangga, praktik haram ini juga memicu lonjakan kasus perceraian yang kian memprihatinkan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, yang menilai dampak judi daring telah menjalar menjadi persoalan sosial yang kompleks.

Sumadi mengungkapkan, dirinya tidak hanya mendengar kabar, tetapi menyaksikan langsung bagaimana judi online menghancurkan kehidupan masyarakat.

Baca juga  Berau Darurat Narkoba, DPRD Dorong Pembentukan BNNK

“Ada warga yang sampai menjual rumah karena terlilit utang judi online. Ini bukan cerita fiktif, tapi kenyataan yang terjadi di sekitar kita,” ujarnya dengan nada prihatin.

Menurutnya, maraknya judi daring bukan sekadar persoalan moral individu, melainkan ancaman nyata terhadap ketahanan keluarga dan stabilitas sosial. Ia menyebut, kecanduan judi online telah memicu tekanan ekonomi, pertengkaran rumah tangga, gangguan mental, bahkan tindak kriminal.

“Dampaknya tidak berhenti pada perceraian. Ada anak-anak yang kehilangan kasih sayang orang tua, ada keluarga yang kehilangan tempat tinggal, dan ada pula yang terjerumus ke tindakan kriminal karena putus asa,” tegas Sumadi.

Baca juga  Tinjau Proyek Perbaikan Longsor di Mamburungan Timur

Ia mendesak pemerintah daerah untuk tidak menutup mata terhadap situasi ini. Menurutnya, perlu langkah terpadu antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, dan tokoh masyarakat dalam memberikan edukasi dan pencegahan masif terhadap bahaya judi online.

“Pemerintah harus hadir dengan solusi nyata. Ini bukan masalah individu lagi, ini sudah masalah sosial. Kalau dibiarkan, dampaknya akan jauh lebih luas,” tandasnya.

Baca juga  H. Thamrin Ucapkan Selamat Hari Guru Nasional 2025, Ingatkan Pentingnya Perlindungan Profesi Pendidik

DPRD Berau pun berkomitmen untuk mendorong langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan dampak sosial akibat judi online, termasuk mendorong regulasi yang lebih tegas dan pengawasan digital yang efektif.

Dengan makin banyaknya keluarga yang menjadi korban, Sumadi berharap semua pihak dapat bersinergi memerangi praktik judi daring sebelum menjadi “virus sosial” yang sulit disembuhkan. (rn/adv)

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?