BERAU – Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, kembali menegaskan pentingnya pembinaan karakter bagi generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan dinamika sosial saat ini.
Menurutnya, anak muda menghadapi tantangan moral, karakter, hingga kesehatan mental yang jauh lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya.
Elita menilai derasnya informasi dari media sosial, perubahan gaya pergaulan, serta maraknya fenomena daring yang tidak mudah dikendalikan, membuat pembinaan pemuda harus dilakukan dengan pendekatan yang lebih modern dan relevan.
“Pembinaan karakter pemuda ini tidak pernah lekang oleh waktu. Tantangannya selalu berubah mengikuti zaman. Di era digital, penguatan moral, akhlak, dan mental menjadi kebutuhan yang semakin penting,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tugas membina generasi muda tidak bisa hanya dibebankan pada sekolah. Lingkungan keluarga, organisasi kepemudaan, komunitas, dan masyarakat sekitar memiliki peran besar dalam membentuk karakter anak.
“Keluarga tetap menjadi fondasi utama. Sekolah dan lingkungan harus memperkuatnya. Kalau salah satu tidak berjalan, anak muda rentan terpengaruh hal negatif,” jelasnya.
Elita mendorong pemerintah daerah memperbanyak program pembinaan yang benar-benar menyentuh kebutuhan pemuda, seperti pelatihan pengembangan diri, kegiatan kreatif, ruang aman untuk diskusi, dan wadah ekspresi positif.
Menurutnya, bentuk pembinaan harus disesuaikan dengan realitas kehidupan remaja masa kini.“Kegiatan pembinaan tidak boleh sekadar seremonial. Pemuda membutuhkan ruang aman, pendampingan, dan aktivitas yang relevan dengan dunia mereka saat ini,” tegasnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya edukasi digital sebagai bagian integral dari pembentukan karakter. Literasi media, keamanan digital, hingga etika berinternet diperlukan untuk mengurangi dampak negatif penggunaan teknologi.
“Mereka adalah pengguna internet paling aktif. Karena itu, literasi digital harus jadi bagian dari pembinaan karakter, agar mereka bisa lebih bijak berinteraksi di ruang maya,” tambahnya.
Elita berharap pemerintah dapat memperkuat kolaborasi lintas lembaga untuk memastikan pembinaan pemuda berjalan konsisten dan tidak hanya dilakukan ketika masalah muncul.
“Jika kita ingin melahirkan generasi yang tangguh dan berkarakter, pembinaannya harus berkelanjutan dan terarah. Ini investasi jangka panjang bagi masa depan Berau,” pungkasnya. (git/adv)





