Gubernur Zainal Apresiasi Peningkatan Prestasi di PON XXI 2024 Aceh-Sumut

Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang saat berkunjung ke Sekretariat Kontingen Kaltara di PON XXI wilayah Sumut.

MEDAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., mengapresiasi perjuangan atlet Kaltara dalam mendulang prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara (Sumut).

Prestasi yang diraih pada PON XXI kali ini juga meningkat dibandingkan PON XX Papua lalu. Pada PON Papua lalu, Kaltara berada diperingkat 32 dengan perolehan 1 emas 2 perak dan 1 perunggu. Namun, pada PON Aceh-Sumut kali ini, Kaltara naik ke peringkat 30 dengan kepingan 3 emas, 1 perak dan 5 perunggu.

Baca juga  KONI Kaltara Lakukan Persiapan Jelang Rakerprov Mei Mendatang

“Jadi atlet-atlet Kaltara sudah berjuang semaksimal mungkin untuk meraih medali yang disiapkan Panitia PON. Kita bersyukur ada peningkatan medali emas dibandingkan PON Papua,” ujar Gubernur Zainal, Jumat (20/9).

Atas perolehan ini, Gubernur Zainal bersyukur lantaran masih banyak beberapa provinsi yang tertinggal dari Kaltara. Meski, Kaltara sendiri belum mencapai target medali yang sebelumnya sudah dipetakan.

Baca juga  Kontingen Kaltara Dilepas, 94 Atlet Siap Berlaga di PON XXI 

“Target kita itu 7 sampai 8 emas, tapi atlet kita dipanjat tebing cidera, kemudian taekwondo kita berharap emas tapi atlet kita sakit, kemudian takraw juga hanya 8 besar. Kita sudah maksimal berbuat,” lanjutnya.

Ihwal reward untuk atlet berprestasi, Gubernur Zainal mengatakan akan berkoordinasi dengan Ketua KONI Kaltara untuk realisasinya. Khususnya bagi atlet peraih medali dan pelatih cabor berprestasi.

“Yang jelas tetap kita berikan bonus untuk memberi semangat, entah itu diakhir tahun ini ataupun di awal tahun depan,” katanya.

Baca juga  Liliansyah: Judol Sudah Jadi Penyakit Digital, Pengawasan Harus Diperketat

Orang nomor satu di Bumi Benuanta itu menyebut, ke depan harus terdapat evaluasi untuk keikutsertaan Kaltara di PON selanjutnya. Seperti, program pembinaan atlet agar atlet asal Kaltara dapat dibina oleh daerah asalnya. Sehingga target pundi medali bisa terealisasi.

“Kita berupaya atlet Kaltara bisa kembali ke Kaltara supaya medali lebih banyak lagi nanti,” pungkasnya. (adm)

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?