TARAKAN – Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tarakan memastikan pelayanan pemeriksaan laboratorium dapat dilakukan dengan cepat untuk mendukung penegakan diagnosis pasien. Waktu tunggu pemeriksaan sampel di Labkesda Tarakan bahkan maksimal hanya empat jam untuk sejumlah jenis pemeriksaan.
Kepala Labkesda Tarakan, Sri Wahyuni, S.Si, mengatakan hasil pemeriksaan darah umumnya dapat ditunggu dan diselesaikan dalam hari yang sama. Dengan demikian, dokter perujuk tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan hasil yang dibutuhkan dalam menentukan diagnosis maupun penanganan pasien.
“Waktu tunggu kita maksimal empat jam. Artinya untuk pemeriksaan darah itu bisa ditunggu dan dalam satu hari laporan hasilnya sudah bisa diserahkan kepada dokter perujuk. Ini menjadi salah satu andalan kami agar pasien tidak perlu menunggu lebih lama untuk mendapatkan diagnosis penyakitnya,” ujar Sri Wahyuni.
Ia menjelaskan, pemeriksaan yang paling banyak dilakukan di Labkesda Tarakan berasal dari layanan patologi klinik, meliputi kimia klinik, hematologi, dan urinalisa. Ketiga jenis pemeriksaan tersebut memiliki jumlah permintaan yang relatif tinggi setiap harinya.
Menurutnya, layanan pemeriksaan laboratorium di Labkesda Tarakan tidak hanya melayani pasien umum, tetapi juga menerima rujukan dari berbagai fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas, dokter praktik pribadi, hingga peserta BPJS Kesehatan.
“Pemeriksaan yang kami layani berasal dari pasien mandiri, rujukan dokter, maupun BPJS. Semuanya bisa dilakukan di laboratorium kami,” katanya.
Sri Wahyuni menambahkan, Labkesda Tarakan juga menjadi tempat rujukan bagi puskesmas yang memiliki keterbatasan jenis pemeriksaan laboratorium. Sampel atau pasien yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut akan dirujuk ke Labkesda untuk mendapatkan layanan yang tersedia.
“Laboratorium di puskesmas masih memiliki keterbatasan pemeriksaan. Untuk pemeriksaan yang tidak dapat dilaksanakan di puskesmas, maka dirujuk ke Laboratorium Kesehatan Daerah,” jelasnya.
Selain menerima pasien dengan surat rujukan, Labkesda Tarakan juga melayani masyarakat yang datang secara mandiri tanpa membawa rujukan dokter. Dalam kondisi tersebut, pihak laboratorium tetap memastikan adanya pendampingan medis melalui dokter yang dapat dihubungi untuk memberikan rekomendasi pemeriksaan yang diperlukan.
“Untuk masyarakat yang datang tanpa rujukan tetap kami layani. Kami memiliki dokter on call yang bisa dihubungi sehingga tetap ada dokumentasi dan rekomendasi dokter terkait pemeriksaan apa saja yang dapat dilakukan,” pungkasnya. (adv)





