Jembatan Sungai Nyelung Dibangun Tahun Ini, Pemkab Anggarkan Rp 15 Miliar

Tanjung Selor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan mengalokasikan anggaran senilai Rp 15 miliar untuk pembangunan Jembatan Sungai Nyelung di Desa Long Sam, Kecamatan Tanjung Palas Barat. Jembatan ini diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan akses jalan di wilayah Hulu Sungai Kayan yang sering terputus akibat banjir.

Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, pembangunan jembatan ini dimulai tahun 2024 dengan target selesai tahun ini.

“Proses administrasi, lelang proyek, dan kontrak harus segera tuntas. Sehingga pembangunan jembatan memiliki waktu yang panjang dan bisa selesai tahun ini,” kata Syarwani.

Baca juga  Resmikan Sekretariat Bersama Desa Long Lejuh

Syarwani berharap Jembatan Nyelung dapat difungsikan oleh masyarakat yang melintasi tiga kecamatan di Kabupaten Bulungan menuju ibukota Tanjung Selor.

“Saya harap Dinas PUPR segera menindaklanjuti dan memulai pengerjaan di lapangan,” ujarnya.

Kepala Dinas PUPR Bulungan Hairul menjelaskan, Jembatan Sungai Nyelung menggunakan struktur dasar abutment dengan lantai jembatan beling atau rangka baja pra-fabrikasi yang bersifat portable.

Baca juga  Pemkab Bulungan Raih Penghargaan TAKE Bulungan Hijau Terbaik I

“Konstruksi beling ini bersifat permanen, dan dalam lima tahun ke depan, Pemkab Bulungan akan mempermanenkannya dengan beton baja,” tuturnya.

Pembangunan jembatan dengan konsep beling ini dilakukan karena menyesuaikan dengan kemampuan keuangan pemerintah daerah. Meski demikian, masyarakat yang melintas atau melewati jembatan tetap aman. Jembatan Sungai Nyelung sanggup menahan beban 10 hingga 15 ton.

Baca juga  Operasional Pelabuhan Rakyat Disetop Sementara, DPRD Tarakan Dorong Langkah Alternatif bagi Puluhan Pekerja

“Jembatan ini didesain dari rangka baja dan abutmen. Kekuatan rangka baja sekitar 20 ton, namun karena keterbatasan anggaran, kami menggunakan konstruksi beling dengan kekuatan 10 sampai 15 ton,” kata Hairul.

Pembangunan Jembatan Sungai Nyelung merupakan solusi bagi permasalahan akses jalan di wilayah Hulu Sungai Kayan yang sering terputus akibat banjir. Jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?