Forsija Kaltara Berikan Pelatihan ke Pemuda

Forsija Kaltara secara simbolis saat memberikan sertifikat seminar dan pelatihan bersama pemuda.

TARAKAN – Forum Silaturahmi Keluarga Jawa (Forsija) Kalimantan Utara (Kaltara) mengadakan kerjasama berupa rangkaian kegiatan seminar dan pelatihan bersama Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bulungan Tarakan (STIE Bultar).

Tema dalam seminar yang diangkat ialah Kesetaraan Gender, Sosialisasi dan Pelatihan UMKM, Peluang Pemuda Berwirausaha, dan Penguatan Etos Kerja dalam Bersaing Secara Nasional dengan melibatkan unsur akademisi, pemerintah, pelaku usaha.

Forsija Kaltara yang digerakkan oleh Gus Arik Purwiyantono, S. Sos., mengatakan, kegiatan ini di lakukan dilingkungan kampus STIE Bultar. Adapun pesertanya berasal dari mahasiswa/i dan siswa-siswi SMA sederajat.

Baca juga  GPN Kaltara Tegaskan Dukungan ke Kapolri: Polri Alat Negara, Bukan Alat Kekuasaan

“Seminar dan pelatihan tersebut sebagai upaya dan wujud nyata dari kontribusi Forsija Kaltara dalam menyiapkan generasi emas di Kaltara. Generasi muda teredukasi, memiliki skill dan wawasan mengenai kondisi real,“ katanya.

Menurutnya, banyak peluang usaha yang dapat dilakukan oleh kalangan muda. Mulai dari usaha micro sampai menengah. Seperti yang dilihat, menjamur usaha kedai kopi, jasa dan lainnya yang diinisiasi pemuda, baik dari kalangan mahasiswa, anak SMA dan lainnya. Namun, ia menekankan pemuda juga harus melihat peluang yang lebih besar.

Baca juga  Rahmawati Soroti Akses KUR dan Pendampingan UMKM di Perbatasan

“Terutama saat nanti IKN Selesai pembangunan, pabrik-pabrik besar berdiri di Kaltara. Forsija juga berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Utara, peluang pemuda dalam berwirausaha juga terbuka luas,” jelas Gus Arik.

Dilanjutkannya, pemuda harus bertekad dan sedikit nekat untuk membangun dari nol. Pihaknya berkomitmen akan membantu pendampingan bagi pemuda untuk siap dengan lapangan pekerjaan.

Baca juga  Dapat Anggaran Rp 21.2 Triliun di 2025, Kemenkumham Fokus pada Empat Program

Pihaknya pun rutin menggelar kegiatan positif ini. Ia berpesan agar pemuda di Kaltara mampu melihat peluang besar untuk menuju masa depan yang cerah.

“Dimanapun kami berada kami selalu menggaungkan Pemuda Kaltara harus bisa melihat peluang, jangan sampai hanya jadi penonton di rumah sendiri. Walaupun tidak secara formal, kami sering berdiskusi di komunitas, forum, pihak swasta, pengusaha juga, manajer perusahaan juga, termasuk tokoh besar di Indonesia yang berinvestasi di kaltara,” pungkasnya. (adm)

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?