Ketua Komisi III DPRD Berau Desak Reformasi Total Sistem Pembinaan Atlet

Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah.

BERAU – Kritik terhadap lemahnya pembinaan atlet di Kabupaten Berau kini menguat menjadi tuntutan reformasi menyeluruh di sektor olahraga daerah.

Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah, menilai Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) perlu bertransformasi dari sekadar pelaksana kegiatan menjadi lembaga yang benar-benar berorientasi pada pembinaan prestasi jangka panjang.

“Dispora tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Mereka harus menjadi motor penggerak yang mampu melahirkan atlet-atlet berdaya saing, bukan hanya event organizer olahraga,” tegas Liliansyah, Senin (10/11).

Baca juga  DPRD Berau Dukung Penuh Perjuangan Atlet di Kualifikasi Porprov Kaltim 2026: Saatnya Buktikan Prestasi dan Semangat Juang

Menurutnya, Berau memiliki potensi besar di kalangan atlet muda, namun belum diolah secara berkelanjutan. Minimnya fasilitas, kurangnya perhatian, serta ketidakpastian kesejahteraan membuat banyak talenta memilih berhenti berkarier atau bahkan pindah ke daerah lain.

“Kita sering dengar ada atlet berbakat yang akhirnya hilang begitu saja karena merasa tak didukung. Ini alarm serius bagi daerah yang ingin bicara prestasi,” ujarnya.

Baca juga  Budaya Berau di Ujung Tanduk, Masyarakat Harus Bergerak

Untuk menindaklanjuti hal itu, DPRD Berau berencana menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dispora dalam waktu dekat. Forum tersebut akan menjadi langkah awal untuk menata ulang arah kebijakan olahraga agar lebih sistematis, berjenjang, dan terukur.

Liliansyah menegaskan, pembinaan atlet bukan semata urusan medali atau pencapaian sesaat, tetapi juga menyangkut aspek motivasi, pendampingan mental, hingga jaminan masa depan atlet.

Baca juga  Kakao Punya Peluang Jadi Sektor Unggulan, Legislatif Minta Pengembangan Lebih Serius

“Atlet yang sudah berjuang mengharumkan nama Berau harus mendapat penghargaan dan kepastian karier. Jangan biarkan mereka merasa berjuang sendirian,” tandasnya.

Ia berharap reformasi pembinaan olahraga bisa menjadi momentum kebangkitan prestasi Berau di tingkat provinsi maupun nasional. “Kalau pembinaannya benar, prestasi akan datang dengan sendirinya,” tutup Liliansyah. (rn/adv)

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?