Ancam Keselamatan Pengendara, Legislatif Minta Mitigasi Berkelanjutan Jalur Kelay

Anggota DPRD Berau, Elita Herlina.

BERAU — Anggota DPRD Berau, Elita Herlina, kembali menyoroti perlunya penanganan komprehensif pada jalur Kelay, salah satu ruas yang dikenal paling berisiko di Kabupaten Berau. Kontur jalan yang menantang serta potensi bencana dinilai menjadikan kawasan ini membutuhkan strategi mitigasi yang terencana dan berkelanjutan.

Elita menjelaskan bahwa jalur Kelay sudah lama menjadi perhatian masyarakat karena kondisi geografisnya yang ekstrem. Tanjakan curam, tikungan panjang, hingga permukaan jalan yang mudah licin saat hujan membuat pengguna jalan harus ekstra berhati-hati, terutama pengemudi kendaraan besar dan angkutan umum.

Baca juga  DPRD Berau Dorong Penerapan Parkir Elektronik di PSAD, Pastikan Tidak Bebani Masyarakat

“Tanjakan Kelay sudah lama dikeluhkan masyarakat. Jalurnya curam, licin saat hujan, dan sangat rawan kecelakaan maupun longsor,” ujarnya.

Ia mengatakan, laporan mengenai kendaraan yang kesulitan menanjak atau kehilangan kendali masih sering diterima. Kondisi semakin berisiko dengan keberadaan tebing-tebing rawan longsor serta potensi pohon tumbang saat cuaca buruk.

Menurut Elita, masalah keselamatan di jalur ini harus dipandang sebagai prioritas. Pemerintah daerah diminta menyiapkan kajian lengkap untuk menentukan langkah teknis yang paling tepat, mulai dari rekonstruksi titik-titik kritis hingga penguatan lereng untuk mengurangi potensi longsor.

Baca juga  Mobilitas Warga Berau Meningkat, DPRD Ingatkan Pemkab Soal Titik Gelap Jalanan

“Kita tidak bisa menunggu ada kejadian besar sebelum bertindak. Mitigasi harus dilakukan sejak sekarang agar masyarakat merasa aman saat melintas,” tegasnya.

Selain mitigasi fisik, Elita menilai perlunya pengawasan intensif dari instansi terkait. Pemasangan rambu peringatan tambahan, perbaikan penerangan, hingga pembersihan area rawan bencana dapat menjadi langkah cepat yang bisa dilakukan sembari menyusun solusi jangka panjang.

Baca juga  DPRD Berau Belum Satu Suara soal Pembentukan Pansus Evaluasi Perusda

Ia juga mengingatkan pentingnya edukasi kepada pengguna jalan, terutama sopir angkutan, agar selalu meningkatkan kewaspadaan ketika melewati jalur tersebut.

“Keselamatan pengendara harus jadi prioritas. Dengan penanganan yang cepat, terpadu, dan berkelanjutan, risiko kecelakaan bisa ditekan dan masyarakat merasa lebih terlindungi,” tutupnya. (git/adv)

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?