Reses di Tanjung Redeb, Sumadi Akui Anggaran Terbatas Namun Siap Kawal Infrastruktur Prioritas

BERAU– Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Berau, Sumadi, kembali turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi warga dalam agenda Reses Masa Sidang III. Memusatkan kegiatan di beberapa titik Daerah Pemilihan (Dapil) I, termasuk di kawasan Albina, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjadikan momen tersebut untuk mempererat komunikasi dua arah dengan konstituen.

Dalam tatap muka tersebut, Sumadi bersikap transparan mengenai kondisi fiskal daerah. Ia tidak menutup mata bahwa realisasi aspirasi masyarakat menghadapi tantangan berat, terutama dengan adanya potensi pemangkasan anggaran pada tahun mendatang.

Baca juga  Perluas Ruang Hiburan Publik, Legislator Nilai Penting untuk Dorong Ekonomi dan Kreativitas Warga

Meski demikian, Sumadi memastikan dirinya tidak akan tinggal diam. Aspirasi yang sifatnya mendesak (urgent) dan vital akan tetap menjadi prioritas utama untuk diperjuangkan di meja parlemen.

“Tidak semua aduan bisa langsung direalisasikan seketika. Tetapi yang bisa kita lakukan dalam waktu dekat, tentu akan segera kami tindak lanjuti dan komunikasikan dengan dinas terkait,” tegas Sumadi.

Dari serangkaian pertemuan yang digelar, Sumadi mencatat pola aspirasi yang seragam. Mayoritas warga Tanjung Redeb mendesak adanya peremajaan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan lingkungan dan peningkatan Penerangan Jalan Umum (PJU).

Baca juga  Frans Lewi Ingatkan Pemkab Berau: Pembangunan Kesehatan Tak Cukup Hanya Infrastruktur

Warga menilai dua sektor ini sangat krusial menunjang aktivitas perkotaan yang hidup hampir 24 jam. Menanggapi hal ini, Sumadi berjanji akan mengawal usulan tersebut agar masuk dalam skema anggaran tahun depan.

“Insyaallah, aspirasi prioritas akan kami kawal. Yang memungkinkan untuk direvisi dan dianggarkan pada tahun depan, akan segera kami usulkan,” janjinya.

Baca juga  Nurung Dorong Transformasi Ekonomi Berau dari Batu Bara ke Sektor Berkelanjutan

Di sela-sela menyerap aspirasi lokal, Sumadi juga menunjukkan sisi kemanusiaannya. Ia mengajak seluruh warga yang hadir untuk mendoakan para korban banjir bandang yang tengah melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera.

Ia berharap rasa empati dan solidaritas warga Berau dapat terwujud, tidak hanya dalam doa, tetapi juga bantuan materiil jika memungkinkan.

“Kita wajib saling mendoakan. Jika ada sedikit rezeki, semoga bisa disisihkan untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di sana,” pungkasnya. (adv)

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?