TARAKAN – Belakangan ini, jagat media sosial di Kota Tarakan dihebohkan oleh beredarnya potongan surat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) yang memunculkan dugaan adanya ancaman flu burung.
Menanggapi hal tersebut, DPRD Kota Tarakan mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak langsung mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya.
Wakil Ketua I DPRD Kota Tarakan, Herman Hamid, menjelaskan bahwa surat yang viral itu sebenarnya merupakan instruksi internal kepada puskesmas, bukan pemberitahuan terkait adanya wabah.
“Masyarakat tidak perlu khawatir atau cemas karena surat itu. Itu hanya langkah pencegahan rutin dari Dinkes agar puskesmas tetap siaga. Ini justru menunjukkan pemerintah hadir untuk menjaga keamanan pangan,” ujar Herman, Kamis (23/4/26).
Politisi dari Partai Demokrat tersebut juga menilai bahwa kejadian ini bisa menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih cermat dalam memilih bahan makanan.
Ia menegaskan bahwa standar kebersihan tidak hanya berlaku pada daging ayam, tetapi juga untuk semua bahan pangan yang dibeli di pasar.
Herman pun menekankan pentingnya kehati-hatian dalam mengolah makanan di rumah.
“Yang terpenting adalah teliti saat membeli dan memastikan proses memasak dilakukan dengan benar. Kami di DPRD akan terus mengawasi koordinasi dengan tim medis agar informasi yang sampai ke masyarakat tidak simpang siur,” tutupnya. (adv)





