Pasar Batu Kembali Dibangun, Proyek Rp78 Miliar Dikerjakan Bertahap

Ketua Komisi III DPRD Tarakan Randy Ramadhana Erdian meninjau pembangunan Pasar Batu di Kelurahan Sebengkok yang kembali dilanjutkan secara bertahap.

TARAKAN – Pembangunan Pasar Batu di Kelurahan Sebengkok, Kota Tarakan, kembali dilanjutkan setelah sempat terhenti. Pekerjaan tahun ini diarahkan pada lanjutan konstruksi dengan pelaksanaan proyek dibagi dalam beberapa tahap hingga 2029.

Ketua Komisi III DPRD Kota Tarakan, Randy Ramadhana Erdian, mengatakan pembangunan tersebut kembali berjalan setelah pemerintah daerah menyiapkan anggaran untuk melanjutkan pekerjaan. DPRD bersama tim teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Tarakan juga telah meninjau lokasi pembangunan.

“Total nilai pembangunannya sekitar Rp78 miliar dan pelaksanaannya menggunakan skema multiyears sampai 2029. Untuk tahun ini dialokasikan sekitar Rp7 miliar yang digunakan untuk melanjutkan pekerjaan struktur bangunan,” ujar Randy.

Baca juga  Dispar Kaltara Dukung Genjaka Kenalkan Objek Wisata

Menurut Randy, pembagian pekerjaan dalam beberapa tahun menjadi pilihan karena kebutuhan pembiayaan proyek cukup besar. Pemerintah daerah dapat menyesuaikan pelaksanaan pekerjaan dengan kemampuan keuangan pada setiap tahun anggaran.

“Pembangunannya memang tidak bisa diselesaikan sekaligus dalam satu tahun anggaran. Karena itu, pekerjaan dibagi dalam beberapa tahapan agar pembiayaannya bisa menyesuaikan kemampuan keuangan daerah,” katanya.

Pekerjaan yang berjalan pada 2026 menjadi bagian dari kelanjutan proyek setelah sebelumnya mengalami penghentian. Penyelesaian keseluruhan bangunan masih membutuhkan dukungan anggaran pada tahun-tahun berikutnya sesuai rencana multiyears.

Randy mengatakan kesinambungan pekerjaan perlu dijaga karena proyek tersebut telah beberapa kali menghadapi kendala dalam pelaksanaannya. Setelah kembali dimulai, setiap tahapan pembangunan diharapkan dapat berjalan sesuai rencana.

Baca juga  Tukar Guling Lahan dengan Berau Coal Mandek, DPRD Berau Meradang

“Yang penting setelah dimulai kembali, pekerjaan ini bisa terus berlanjut. Setiap tahapan harus disiapkan dengan baik, termasuk kebutuhan anggarannya, supaya tidak kembali terhenti di tengah jalan,” ujarnya.

DPRD bersama pemerintah daerah akan memantau perkembangan pembangunan di lapangan. Pengawasan tersebut diperlukan untuk melihat kesesuaian antara tahapan pekerjaan dengan anggaran yang telah dialokasikan.

Menurut Randy, skema multiyears memberikan kerangka waktu pembangunan sampai 2029. Namun, kelancaran pelaksanaannya tetap bergantung pada kesiapan anggaran di setiap tahun.

Baca juga  Rembuk Nasib Honorer R4, Komisi I DPRD Tarakan Panggil BKPSDM

“Kalau tahapan dan anggarannya sudah jelas, kita berharap pekerjaan bisa berjalan sesuai jadwal. Jadi bukan hanya dimulai, tetapi harus dikawal sampai seluruh pembangunan selesai,” katanya.

Pemerintah menargetkan pembangunan Pasar Batu dapat rampung sebelum masa jabatan Wali Kota Tarakan berakhir. Randy berharap target tersebut dapat dicapai tanpa kembali terjadi penghentian pekerjaan.

“Harapan kita sebelum masa jabatan Wali Kota berakhir bangunan ini sudah selesai. Pedagang yang selama ini berjualan di luar bisa mendapatkan tempat yang lebih tertata dan representatif, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat juga bisa berjalan lebih baik,” pungkasnya. (adm)

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?