TANJUNG SELOR – Kunjungan kerja Pangdam VI/Mulawarman di Kalimantan Utara menjadi momentum pertemuan jajaran TNI dengan pemerintah daerah dan unsur Forkopimda. Ketua DPRD Kaltara H. Achmad Djufrie turut hadir dalam agenda tersebut di Tanjung Selor, Rabu malam (23/9/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Hotel Luminor Tanjung Selor itu turut dihadiri Gubernur Kaltara, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Provinsi Kaltara serta sejumlah tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari komunikasi dan koordinasi dalam kunjungan kerja Pangdam VI/Mulawarman.
“Pertemuan seperti ini penting untuk menjaga komunikasi dan koordinasi antarlembaga. DPRD tentu mendukung hubungan kerja yang baik dengan unsur TNI maupun Forkopimda, terutama dalam menjalankan tugas masing-masing untuk daerah,” ujar Djufrie.
Kunjungan Pangdam VI/Mulawarman menjadi ruang pertemuan antara jajaran TNI dengan pemerintah daerah dan unsur pimpinan daerah di Kaltara. Sejumlah tokoh masyarakat juga hadir dalam agenda tersebut.
Djufrie menilai komunikasi lintas lembaga perlu terus terjaga seiring dengan dinamika pembangunan dan berbagai kebutuhan daerah. Hubungan kerja yang baik dinilai dapat mendukung koordinasi ketika terdapat persoalan yang membutuhkan keterlibatan sejumlah pihak.
“Koordinasi tidak hanya dilakukan ketika ada persoalan. Komunikasi yang terbangun secara baik akan memudahkan setiap lembaga menjalankan perannya masing-masing dan membangun sinergi untuk kepentingan daerah,” katanya.
Kehadiran DPRD dalam agenda tersebut juga menjadi bagian dari hubungan kelembagaan dengan jajaran TNI dan Forkopimda di Kalimantan Utara. Pertemuan berlangsung dalam suasana informal dengan melibatkan unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.
“DPRD memiliki fungsi dan tugas sendiri, begitu juga dengan TNI serta lembaga lainnya. Yang perlu dijaga adalah komunikasi dan hubungan kerja agar tetap berjalan dengan baik dalam mendukung kepentingan masyarakat dan daerah,” pungkas Djufrie. (adv)





