Polisi Kawal Proses Percetakan Surat Suara Pilkada 2024

TARAKAN – Pengamanan terhadap logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tarakan 2024 sudah mulai dilakukan oleh Polres Tarakan. Bahkan berdasarkan hasil rapat koordinasi pengamanan antara KPU Tarakan, Bawaslu Tarakan dan Polres Tarakan pada Rabu (2/10), disepakati bahwa pada saat proses percetakan surat suara yang berlangsung di luar Tarakan, nantinya akan dikawal juga oleh personel dari Polres Tarakan.

Kapolres Tarakan AKBP Adi Saptia Sudirna melalui Kabag Ops AKP M Arsha mengatakan, dari koordinasi yang didapatkan dari penyelenggara pilkada, untuk jadwal proses percetakan surat suara akan dilakukan di Jakarta pada 6 Oktober mendatang.

Baca juga  Sosialisasi Pilkada, KPU Tarakan Turun ke Pasar

“Nanti kita akan kerahkan 2 personel untuk melakukan pengamanan langsung di Jakarta untuk percetakan surat suara,” katanya.

Bahkan setelah semua logistik yang akan dilakukan pendistribusian dari luar Tarakan menuju Tarakan, juga akan dilakukan oleh personel Polres Tarakan. Namun untuk waktu pendistribusian logistik, pihaknya akan berkoordinasi lagi dengan KPU Kota Tarakan.

“Untuk pendistribusiannya nanti kita koordinasi lagi dengan KPU, kita juga koordinasi dengan pusat untuk kapan selesainya percetakan itu,” ujar Arsha.

Baca juga  Rasio Penyelesaian Perkara Kejari Tarakan Capai 100 Persen pada 2025

Semua skema pengamanan dipastikan sudah disampaikan pihaknya ke KPU dan Bawaslu Tarakan. Hal itu dilakukan pihaknya untuk mengantisipasi miskomunikasi seperti yang sempat terjadi pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Pemilu 2024 lalu. Namun saat itu pihaknya bisa menangani miskomunikasi yang sempat terjadi.

“Makanya kita lakukan koordinasi dengan KPU dan Bawaslu harus ada kerjasama yang baik,” imbuhnya.

Kemudian untuk persiapan pengamanan di gudang logistik sudah dilakukan juga oleh Polres Tarakan. Nantinya untuk gudang logistik akan ditempatkan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Tarakan. Nantinya untuk skema pengamanan akan dibagi menjadi dua shift, masing-masing shift akan disiagakan 5 personel selama 24 jam.

Baca juga  Oknum PHL Pemprov Kaltara Jadi Tersangka Penggelapan

“Sudah kita lakukan pengamanan di gudang logistik karena di sana sudah ada logistik seperti tinta, segel dan kabel ties. Anggota kami sudah disana per tanggal 1 kemarin. Sama halnya dengan kantor KPU dan Bawaslu, sudah kami siagakan personel untuk melakukan pengamanan,” pungkasnya. (adm)

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?