TARAKAN – Kelurahan Selumit Pantai menjadi tempat kunjungan Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol Marthinus Hukom selama berada di Kaltara pada 16 Desember 2024.
Komjen Pol Marthinus Hukom meninjau langsung kondisi Kelurahan Selumit Pantai yang selama ini dikenal dengan maraknya peredaran narkotika. Terutama transaksi narkotika di bawah kolong jembatan pemukiman warga. Beberapa lubang yang kerap dijadikan tempat transaksi narkotika, juga langsung dilihat oleh Kepala BNN RI.
Selain meninjau langsung kondisi Kelurahan Selumit Pantai, Komjen Pol Marthinus juga langsung berinteraksi dengan masyaraka sekitar. Usai melihat kondisi Kelurahan Selumit Pantai, Komjen Pol Marthinus Hukom mengatakan, ada beberapa faktor yang membuat maraknya peredaran narkotika di Selumit Pantai.
“Jadi salah satu Problemnya di sini yaitu yang mendasar sekali, yaitu kemiskinan,” katanya.
Dengan kondisi tersebut, ia berharap pemerintah daerah dan stakeholder terkait, harus hadir di tengah masyarakat. Selain itu, masyarakat di Kelurahan Selumit Pantai belum sepenuhnya mendapatkan akses pendidikan, pangan dan kesehatan yang cukup memadai.
Faktor-faktor tersebut dinilai menjadi pemicu terkait maraknya peredaran narkotika di wilayah Selumit Pantai.
“Terkait kondisi seperti ini akan menjadi catatan kami dan akan kami laporkan ke Presiden Prabowo. Ini akan menjadi masukan juga kepada presiden dan stakeholder terkait untuk problem kemiskinan,” ucapnya.
Diakuinya, faktor kemiskinan yang dialami warga sekitar pasti akan dimanfaatkan oleh para bandar narkotika agar bergantung dengan peredaran narkotika untuk memenuhi perekonomian warga.
Maka dari itu, pemerintah dan stakeholder terkait harus bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar sehingga terbebas dari peredaran narkotika. Salah satu upaya yang sudah dilakukan saat itu yaitu memberikan pelatihan life skill kepada masyarakat, nanti pelatihan keterampilan dapat menambah pendapatan warga sekitar.
“Yang sekarang ini kita lihat sudah ada ahli pelatihan ikan bandeng untuk memberikan ilmu kepada masyarakat. Hal seperti ini kita lakukan bersama-sama dan diawasi,” tuturnya.
Kemudian terhadap peran BNN di Kaltara, diharapkan juga bisa terus gencar menjalankan program Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M).
“Tim P2N kami kita dorong terus supaya bisa melihat potensi di sini bersama Pemda setempat. Tugas berat bagi Kepala BNNP sebagai figur terdepan bersama Pemda di sini,” lanjutnya.
Kemudian sebagai bentuk komitmen dalam melawan kejahatan narkotika di Selumit Pantai, dilakukan kegiatan Ikrar Peran Serta Masyarakat dalam Mewujudkan Lingkungan Bersinar. Diharapkan ikrar tersebut bisa menjadi langkah strategis dalam memperkuat komitmen bersama masyarakat untuk menciptakan Kelurahan Selumit Pantai yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.
“Ini bukan sekedar ikrar tapi merupakan komitmen, merupakan kesadaran Kita bersama, masyarakat Selumit Pantai ini menjadi perwakilan suara hati dan sikap batin daripada seluruh masyarakat Kota Tarakan, masyarakat Kalimantan Utara,” pungkasnya. (adm)





