DPRD Tekankan Pemerataan Listrik di Pedalaman Berau: Energi Adalah Harga Diri Pembangunan

Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman.

Berau – Keterbatasan akses listrik di wilayah pedalaman Kabupaten Berau kembali mencuat sebagai persoalan serius. Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, menegaskan bahwa percepatan pembangunan jaringan listrik bukan lagi sekadar kebutuhan, melainkan keharusan strategis untuk mewujudkan pemerataan pembangunan.

Menurut Rahman, hingga kini masih banyak kampung terpencil yang hanya menikmati listrik secara terbatas atau bahkan belum tersentuh aliran listrik memadai. Ketimpangan ini dinilai menghambat kemajuan berbagai sektor, mulai dari ekonomi rakyat hingga pendidikan dan pelayanan publik di wilayah hinterland.

Baca juga  Reses di Tanjung Redeb, Sumadi Akui Anggaran Terbatas Namun Siap Kawal Infrastruktur Prioritas

“Tanpa energi yang memadai, pembangunan akan selalu timpang. Pemerintah harus mempercepat pemerataan pasokan listrik hingga pelosok,” tegasnya.

Rahman menyebut, di era digital saat ini, kebutuhan listrik bahkan sejajar dengan internet sebagai kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, pemerataan akses energi harus ditempatkan sebagai fondasi utama pembangunan, bukan sekadar pelengkap program.

“Listrik dan internet kini kebutuhan primer. Semestinya seluruh warga Berau mendapat akses yang sama,” ujar Rahman.

Baca juga  Legislator Tekankan Pentingnya Aturan Jelas dalam Kerja Sama Pengelolaan Aset Daerah

Lebih jauh, ia menekankan bahwa pembangunan jaringan listrik memiliki efek berganda (multiplier effect) yang besar bagi kehidupan masyarakat. Selain memacu pertumbuhan usaha lokal, energi juga membuka peluang peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga kesejahteraan masyarakat.

“Penerangan di pedalaman bukan hanya soal lampu yang menyala. Di situ ada harapan yang ikut hidup,” katanya.

Rahman mendorong pemerintah daerah agar lebih proaktif menggandeng pemerintah pusat, PLN, dan seluruh pemangku kepentingan sektor energi. Ia menilai kolaborasi lintas lembaga menjadi syarat mutlak agar program elektrifikasi berjalan efektif dan berkelanjutan.

Baca juga  DPRD Berau Minta Pembangunan Pendidikan Fokus terhadap Kualitas SDM dan Gizi Siswa

Ia juga mengingatkan pentingnya keberpihakan anggaran dan penyusunan prioritas pembangunan yang berpihak pada wilayah pelosok. Menurutnya, tanpa komitmen nyata, ketertinggalan pedalaman dari pusat pertumbuhan Berau akan terus berulang.

“Kalau kita ingin Berau maju secara menyeluruh, pedalaman tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri. Energi adalah kunci pemerataan. Itu harga diri pembangunan,” tutupnya. (sgt/adv)

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?