BUMD Berau Terancam Mati Suri, DPRD Desak Inovasi di Tengah Pemangkasan Anggaran

Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina.

BERAU – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Berau tengah menghadapi tantangan berat akibat pemangkasan dana transfer ke daerah. Kondisi ini memaksa pemerintah daerah dan BUMD untuk berinovasi mencari sumber pendapatan baru.

Tekanan fiskal yang semakin meningkat menjadi alasan utama pemangkasan anggaran di berbagai sektor, termasuk BUMD. Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menyoroti perlunya BUMD untuk mandiri dan meningkatkan kinerja.

Baca juga  Rudi Mangunsong Desak Penguatan Produksi Lokal, Operasi Pasar Dinilai Hanya Obati Gejala Inflasi

“BUMD harus mulai berpikir kreatif dan mencari cara untuk meningkatkan pendapatan. Jangan hanya bergantung pada suntikan dana dari pemerintah daerah,” tegas Elita.

DPRD Berau telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk mengevaluasi kinerja BUMD dalam beberapa tahun terakhir. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar BUMD mengalami stagnasi.

“Kami melihat bahwa performa BUMD kita cenderung jalan di tempat. Ini tentu menjadi perhatian serius bagi kami,” ujar Elita.

Baca juga  DPRD Berau Soroti Kisruh TPP Tenaga Kesehatan: Feri Kombong Ingatkan Pemkab Tak Tutup Mata

Elita berharap BUMD dapat segera berbenah dan menemukan terobosan baru untuk meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan daerah. DPRD Berau siap memberikan dukungan dan pengawasan agar BUMD dapat kembali menjadi motor penggerak ekonomi daerah. (sgt/adv)

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?