BERAU – Anggota Komisi III DPRD Berau, Subroto, kembali menyoroti belum cairnya bonus atlet berprestasi yang berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim. Ia menilai, hingga kini tak ada kejelasan pencairan bonus, padahal ajang olahraga tersebut telah lama selesai digelar.
Menurut Subroto, keterlambatan ini menjadi sorotan serius, sebab menyangkut hak atlet yang telah berjuang membawa nama baik daerah. Ia menegaskan, pemerintah daerah harus segera menunaikan kewajiban agar para atlet merasa dihargai atas prestasi yang mereka raih.
“Ya, karena ini memang hak para atlet berprestasi. Kami dari Komisi III mendesak agar bonus tersebut segera direalisasikan,” tegasnya, Minggu (9/11/2025).
Subroto mengungkapkan, anggaran untuk bonus atlet sebenarnya telah dialokasikan dalam APBD Perubahan 2023. Karena itu, ia menilai tidak ada alasan bagi pemerintah untuk menunda pencairan tersebut.
“Realisasinya sudah masuk di APBD Perubahan. Harapannya, sebelum akhir tahun ini bonus itu bisa dicairkan,” ujarnya.
Selain menyoroti keterlambatan bonus, politikus Partai Golkar itu juga meminta agar anggaran olahraga tidak hanya berhenti pada pemberian bonus, tetapi juga dimanfaatkan untuk pengembangan cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Berau.
“Kami juga mendorong agar anggaran yang ada bisa digunakan untuk memperkuat pembinaan dan sarana olahraga. KONI harus memberi perhatian lebih, baik kepada atlet maupun pengurus cabor,” katanya.
Subroto menilai, banyak hal yang masih perlu dibenahi dalam pengelolaan olahraga di Bumi Batiwakkal. Ia menekankan, dukungan dan perhatian Pemkab Berau sangat dibutuhkan untuk menumbuhkan semangat para atlet dan pengurus olahraga di daerah.
“Mereka sudah berjuang sebaik mungkin demi nama daerah. Seharusnya, bonus itu sudah lama cair. Jangan sampai semangat atlet padam karena hak mereka diabaikan,” pungkasnya. (rn/adv)





