Berau – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memastikan komitmennya dalam memperkuat sektor pariwisata dengan menambah alokasi anggaran untuk Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) pada tahun anggaran 2025.
Kebijakan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemda kini menempatkan pariwisata sebagai salah satu sektor kunci dalam pembangunan jangka panjang.
Peningkatan anggaran tersebut ditujukan untuk membenahi sarana dan prasarana destinasi wisata, sekaligus mengoptimalkan promosi daerah ke tingkat nasional hingga internasional.
Langkah ini juga selaras dengan arah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta visi besar “Berau Mempesona 2045”, yang menempatkan pariwisata sebagai motor ekonomi baru Bumi Batiwakkal.Dari sudut pandang legislatif, kebijakan ini mendapat dukungan penuh.
Anggota Komisi III DPRD Berau, Grace Warastuty Langsa, menilai penambahan anggaran tersebut sebagai keputusan strategis dan tepat waktu, terlebih di tengah upaya daerah mengurangi ketergantungan pada sektor non-wisata.
“Penambahan anggaran ini langkah yang sangat baik. Pemerintah daerah menunjukkan keseriusan dalam mengembangkan sektor pariwisata sebagai kekuatan ekonomi masa depan,” tegasnya.
Ia menekankan, jika fasilitas di destinasi wisata Berau mampu bersaing mulai dari akses, pelayanan hingga kelengkapan sarana maka potensi kunjungan wisatawan akan melonjak signifikan.
Kualitas layanan dan pengalaman yang nyaman, menurutnya, menjadi kunci untuk membuat wisatawan betah dan ingin kembali.
“Yang terpenting adalah bagaimana menciptakan suasana yang membuat wisatawan merasa ingin datang lagi. Dengan tambahan anggaran ini, saya berharap pengelola dapat memanfaatkannya dengan maksimal,” pungkas Grace. (rn/adv)





