BERAU – Anggota DPRD Kabupaten Berau, Grace Warastuty Langsa, mengajak masyarakat untuk realistis dalam menyusun usulan pembangunan. Hal ini ditegaskannya saat menggelar reses Masa Sidang III di kawasan Jalan Merah Delima,Tanjung Redeb.
Grace tidak menampik bahwa aspirasi yang masuk sangat beragam, mulai dari permintaan semenisasi jalan, pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) tenaga surya, hingga perbaikan drainase. Namun, di tengah keterbatasan anggaran daerah, pemerintah dituntut untuk memilah kebutuhan mana yang paling mendesak untuk dieksekusi lebih dulu.
“Yang urgent (mendesak) harus didahulukan, sementara lainnya kita dorong untuk tahap berikutnya. Ini demi memastikan penanganan dilakukan secara efektif,” ujar Grace, Selasa (2/12/2025).
Politisi perempuan ini menegaskan, infrastruktur dasar akan tetap menempati posisi teratas dalam daftar perjuangannya di meja pembahasan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab).
Menurutnya, akses jalan yang mulus, penerangan yang memadai, dan drainase yang lancar berdampak langsung pada kesejahteraan dan kenyamanan hidup warga sehari-hari.
“Infrastruktur dasar ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Makanya sektor ini akan berada di posisi terdepan saat kami rapat dengan dinas terkait,” tambahnya.
Dalam reses tersebut, Grace tidak hanya mencatat keluhan, tetapi juga membuka ruang diskusi. Ia menilai, informasi detail dari warga mengenai kondisi lingkungan sangat krusial agar pembangunan tidak salah sasaran.
Ia berjanji seluruh catatan dari Merah Delima ini akan dibawa ke rapat pembahasan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Ia berharap, dalam beberapa bulan ke depan, masyarakat sudah bisa melihat realisasi fisik dari aspirasi yang telah disepakati sebagai prioritas tersebut. (adv)





