Waris Tegaskan BLK Harus Fokus Hasilkan Tenaga Kerja Siap Saing, Bukan Sekadar Bangunan

Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Abdul Waris.

BERAU – Peningkatan investasi dan proyek pembangunan di Kabupaten Berau dinilai membuka peluang ekonomi yang besar.

Namun, DPRD menilai manfaat tersebut tidak akan maksimal jika tenaga kerja lokal belum memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Abdul Waris, menyoroti bahwa pertumbuhan perusahaan di daerah harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia lokal.

Banyak anak muda Berau dikatakan masih kesulitan memasuki dunia kerja karena keterampilan mereka belum memenuhi standar perusahaan.

Baca juga  DPRD Berau Belum Satu Suara soal Pembentukan Pansus Evaluasi Perusda

“Investasi naik, pembangunan bergerak, tapi banyak pemuda kita belum siap bersaing. Persoalannya bukan hanya lowongan, tetapi keterampilan yang belum sesuai kebutuhan industri,” jelasnya.

Waris menilai keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) merupakan langkah penting, namun ia menegaskan bahwa pembangunan BLK tidak boleh berhenti pada penyediaan fasilitas.

Yang lebih utama adalah memastikan pelatihan yang diberikan benar-benar relevan dengan kebutuhan sektor-sektor kerja yang berkembang di Berau, seperti pertambangan, pariwisata, perikanan, manufaktur, serta jasa modern.

Baca juga  Kaltara Usulkan 1.468 Formasi CASN 2024, Prioritaskan Honorer dan Tenaga Kontrak

“Kalau materi pelatihannya tidak menyesuaikan kebutuhan pasar kerja, dampaknya tidak akan signifikan. Anak daerah tetap kalah bersaing,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan dunia usaha dalam setiap tahap pelatihan.Mulai dari penyusunan kurikulum, standar kompetensi, hingga pemilihan instruktur, harus melibatkan perusahaan agar lulusan BLK memiliki keterampilan yang langsung bisa diterapkan.

“Perusahaan harus ikut dari awal. Mereka tahu skill apa yang diperlukan. Dengan begitu, lulusan BLK bisa langsung terserap industri,” ujarnya

Baca juga  Legislator Dorong Penguatan Pembinaan Petani untuk Tingkatkan Mutu Beras Lokal

Waris berharap penguatan pelatihan melalui BLK bisa menjadi strategi jangka panjang untuk menurunkan angka pengangguran sekaligus memastikan manfaat investasi benar-benar dirasakan masyarakat lokal.

“Kalau pelatihannya tepat sasaran, kualitas SDM lokal pasti meningkat. Kita bisa pastikan peluang kerja tidak lagi didominasi tenaga kerja dari luar daerah,” pungkasnya. (git/adv)

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?