Miliki Laboratorium PCR Sendiri, Labkesda Tarakan Siap Perkuat Respons Darurat Kesehatan

Kepala Labkesda Tarakan, Sri Wahyuni, S.Si.

TARAKAN – Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tarakan menyatakan siap mendukung penanganan berbagai kejadian darurat kesehatan menyusul tersedianya fasilitas laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) dan laboratorium berstandar Biosafety Level 2 (BSL-2).

Kepala Labkesda Tarakan, Sri Wahyuni, S.Si., mengatakan selama ini pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dalam membangun jejaring penanganan kedaruratan kesehatan, khususnya untuk menghadapi potensi penyakit infeksi yang bersifat emerging atau penyakit baru yang berpotensi menimbulkan wabah.

Baca juga  Kepesertaan BPJS Kesehatan Capai 100 Persen, Pemkot Tarakan Raih Penghargaan Universal Health Coverage

Menurutnya, kolaborasi tersebut telah terjalin sejak masa pandemi Covid-19, ketika Labkesda Tarakan belum memiliki fasilitas pemeriksaan PCR.

“Selama ini kami bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan dalam bentuk jejaring penanganan kedaruratan kesehatan. Saat pandemi Covid-19 dulu, meskipun kami belum memiliki alat PCR, kami tetap berperan melalui penyediaan sumber daya manusia untuk melakukan pengambilan sampel swab. Setelah itu sampel dikirim ke laboratorium yang sudah memiliki fasilitas PCR untuk diperiksa,” ujar Sri Wahyuni.

Seiring perkembangan fasilitas laboratorium, kini Labkesda Tarakan telah memiliki perangkat PCR sendiri yang didukung laboratorium BSL-2. Dengan kemampuan tersebut, pemeriksaan terhadap penyakit infeksi emerging maupun kondisi kedaruratan kesehatan lainnya dapat dilakukan secara mandiri.

“Alhamdulillah sekarang kami sudah memiliki PCR sendiri dan laboratorium BSL-2 juga sudah lengkap. Jadi apabila sewaktu-waktu terjadi infeksi emerging atau kondisi kedaruratan kesehatan, Labkesda Tarakan sudah siap diberdayakan untuk melakukan pemeriksaan,” katanya.

Sri menjelaskan, keberadaan fasilitas tersebut menjadi langkah penting dalam mempercepat deteksi penyakit, sehingga proses penanganan dan pengendalian dapat dilakukan lebih cepat apabila terjadi ancaman wabah di wilayah Tarakan maupun Kalimantan Utara.

Baca juga  Gelar Forum Komunikasi Publik, Labkesda Tarakan Siapkan Perbaikan Layanan

Ia menambahkan, kesiapan sumber daya manusia yang telah berpengalaman menangani pandemi sebelumnya juga menjadi modal penting bagi Labkesda dalam mendukung sistem kewaspadaan dini terhadap berbagai potensi kedaruratan kesehatan di masa mendatang. (adm)

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?