TARAKAN-Persiapan cabang olahraga panahan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara di Kabupaten Malinau pada 10–22 November 2026 berpacu dengan waktu.
Pengprov Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kaltara membutuhkan 38 bantalan panahan beserta perlengkapan pertandingan lainnya. Namun, pengadaan masih menunggu kepastian anggaran, sementara pengiriman melalui jalur laut membutuhkan waktu sekitar tiga pekan.Wakil Bendahara Pengprov Perpani Kaltara, Muhammad Taufiq Chusairi, berharap anggaran segera tersedia agar pemesanan peralatan bisa dilakukan.
“Kami khawatir peralatan yang dipesan tidak sampai pada hari pelaksanaan karena pengirimannya lewat kapal dan biasanya membutuhkan waktu sekitar tiga minggu,” ujar Taufiq, Jumat (9/10).
Selain bantalan, perlengkapan yang dibutuhkan meliputi timer, webbing untuk penanda garis lapangan, dan flip score atau papan penunjuk skor.Pertandingan panahan Porprov Kaltara akan memperlombakan empat kategori, yakni Standard Bow, Recurve, Compound, dan Barebow.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara, Bustan, mengungkapkan usulan tambahan anggaran Porprov dari KONI Kaltara mencapai sekitar Rp8,9 miliar. Setelah melalui verifikasi, nilai yang diusulkan untuk diproses menjadi Rp3,5 miliar.
“Setelah kami verifikasi sesuai aturan dan kemampuan keuangan, ketemu nilai Rp3,5 miliar. Hasilnya sudah kami sampaikan kepada Gubernur melalui Ketua Tim TAPD untuk diproses lebih lanjut,” jelas Bustan.
Anggaran tersebut masih berproses melalui APBD Perubahan. Dispora Kaltara menargetkan tahapan penganggaran rampung pada akhir Oktober 2026.





