Jaringan Internet Lemah di Maratua Dinilai Hambat Promosi Wisata, DPRD Berau Minta Perbaikan Serius

Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah.

BERAU – Pulau Maratua, salah satu ikon pariwisata unggulan Kabupaten Berau, kembali menjadi perhatian publik.

Namun kali ini bukan karena panorama lautnya yang memukau, melainkan masalah klasik yang tak kunjung terselesaikan: kualitas jaringan internet yang buruk dan sering menghilang, terutama ketika kunjungan wisatawan membludak.

Di tengah persaingan pariwisata yang semakin ketat, kondisi tersebut dinilai menjadi hambatan serius bagi upaya promosi dan penguatan citra pariwisata Berau, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Era digital saat ini membuat kebutuhan internet cepat dan stabil menjadi elemen penting dalam mendukung sektor wisata.

Baca juga  DPRD Tarakan Tegaskan Anggaran Rp 10 Miliar Sesuai UU dan Sudah Diefisiensikan

Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah, mengungkapkan hal itu setelah melakukan kunjungan kerja ke Maratua. Ia mendapati banyak keluhan dari pelaku wisata, masyarakat, hingga wisatawan terkait buruknya kualitas jaringan komunikasi di pulau tersebut.

Menurutnya, perilaku wisatawan telah banyak berubah. Mereka tidak lagi hanya datang untuk menikmati pantai, snorkeling, atau melihat keindahan bawah laut, tetapi juga ingin membuat konten dan membagikannya secara langsung di media sosial.

Baca juga  Rencana Pengalihan Jalan Pesisir Selatan Tuai Protes, DPRD Berau Panggil Petinggi PT Berau Coal

Konten-konten tersebut, kata Agus, sejatinya merupakan promosi gratis yang sangat menguntungkan daerah.

“Ini bisa jadi branding yang kuat untuk Maratua. Tapi kalau jaringannya lemot atau hilang total, momentum promosi itu hilang begitu saja,” tegasnya.

Agus menilai persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, terlebih Maratua merupakan destinasi strategis yang membawa nama Berau ke kancah internasional.

Ia mendorong adanya kerja sama konkret antara pemerintah daerah, operator telekomunikasi, pelaku wisata, hingga pihak swasta untuk meningkatkan kualitas jaringan internet di kawasan tersebut.

Baca juga  DPRD Berau Dorong Kolaborasi Pemkab dan Masyarakat Wujudkan Kabupaten Sehat

Menurutnya, peningkatan infrastruktur digital bukan hanya kebutuhan wisatawan, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat lokal yang semakin bergantung pada teknologi informasi.

“Kita harus bergerak bersama. Pemerintah daerah harus memfasilitasi, pihak swasta bisa mendukung, dan operator harus memperkuat jaringannya. Potensi besar Maratua tidak boleh terhambat hanya karena masalah jaringan,” ujarnya.

Agus berharap perbaikan jaringan internet dapat menjadi program prioritas dalam pengembangan pariwisata Berau ke depan, agar Maratua benar-benar siap bersaing sebagai destinasi kelas dunia. (rn/adv)

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?