BERAU – Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menegaskan pentingnya kerja sama yang lebih solid antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi untuk memastikan pengelolaan Pulau Kakaban berjalan optimal.
Ia menilai kolaborasi lintas pemerintahan menjadi kunci agar destinasi unggulan tersebut dapat dikembangkan secara terarah, profesional, dan berkelanjutan.
“Kolaborasi pemerintah daerah dengan pemerintah provinsi tentu sangat kami dukung,” tegasnya.
Menurut Sumadi, dukungan anggaran dari tingkat provinsi juga harus diperkuat.
Dengan ruang fiskal yang lebih memadai, pemerintah akan lebih leluasa memperbaiki infrastruktur pendukung wisata, menata fasilitas publik, hingga menggerakkan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM sekitar kawasan.
“Anggaran pengelolaan dari provinsi sebaiknya bisa disesuaikan agar hasilnya lebih maksimal,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa DPRD Berau pada prinsipnya selalu mendukung langkah peningkatan tata kelola pariwisata.
Namun, ia mengingatkan bahwa setiap upaya pengembangan destinasi harus tetap mengutamakan perlindungan lingkungan, terlebih Pulau Kakaban berada dalam kawasan konservasi yang sensitif.
Menurutnya, pengelolaan Kakaban yang terintegrasi tidak hanya akan memperkuat industri wisata, tetapi juga memberi manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat setempat bila dijalankan dengan pendekatan yang tepat.
Pulau Kakaban yang mendunia dengan ikon Danau Ubur-ubur, merupakan salah satu destinasi prioritas di Kepulauan Derawan.
Penguatan kerja sama pengelolaan menjadi isu penting seiring adanya ketentuan dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 yang menempatkan sebagian kawasan konservasi di bawah kewenangan pemerintah provinsi. (git/adv)





