BULUNGAN – Calon jemaah haji Bulungan yang dipersiapkan berangkat pada 2027 diminta mulai menjaga kondisi fisik dan memperkuat pemahaman manasik sejak jauh hari. Kesiapan tersebut dinilai perlu dibangun sebelum jemaah memasuki tahapan keberangkatan ke Tanah Suci.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Bulungan, H Jamal SH MAP, mengatakan kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan hal yang patut disyukuri karena tidak semua masyarakat memperoleh kesempatan yang sama.
“Bagi yang sudah mendapat kesempatan, mari kita syukuri dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Persiapan itu jangan menunggu sampai mendekati keberangkatan,” kata Jamal saat membuka Pembinaan dan Penyuluhan Manasik Haji Sepanjang Tahun di Aula PLHUT Kemenag Bulungan, Jumat (4/9/2026).
Menurut Jamal, pembekalan calon jemaah tidak berhenti pada pemahaman tata cara ibadah. Kondisi kesehatan, kesiapan mental dan keikhlasan juga perlu mendapat perhatian selama masa persiapan.
Calon jemaah diminta menjaga pola hidup sehat dengan berolahraga secara teratur, memperhatikan asupan makanan dan mengikuti pemeriksaan kesehatan sesuai ketentuan.
Arahan dari tenaga kesehatan juga perlu diperhatikan sebagai bagian dari persiapan sebelum menjalani rangkaian ibadah haji.
“Dari sekarang ilmu manasik dipelajari, kesehatan dijaga dan mental disiapkan. Pemeriksaan kesehatan serta arahan tenaga kesehatan juga harus diikuti dengan baik,” ujarnya.
Selain kesiapan pribadi, Jamal mengingatkan calon jemaah untuk membangun sikap saling membantu selama berada di Tanah Suci. Perbedaan usia, daerah asal dan kondisi fisik akan menjadi bagian dari dinamika perjalanan ibadah dalam satu rombongan.
Ia meminta jemaah tidak hanya berfokus pada kepentingan ibadah masing-masing. Jemaah yang lebih membutuhkan bantuan, khususnya lanjut usia, perlu mendapat perhatian dari jemaah lainnya.
“Jangan hanya memikirkan kepentingan pribadi. Kalau ada jemaah yang membutuhkan bantuan, termasuk yang lanjut usia, mari saling mendampingi dan mengingatkan dalam kebaikan,” katanya.
Pembinaan dan Penyuluhan Manasik Haji Sepanjang Tahun digelar Kementerian Haji dan Umrah Bulungan sebagai bagian dari persiapan calon jemaah untuk keberangkatan 2027. Kegiatan tersebut menjadi ruang pembekalan agar jemaah memiliki pemahaman yang lebih baik sebelum memasuki tahapan pelaksanaan ibadah.
Jamal berharap calon jemaah memanfaatkan rangkaian pembinaan tersebut untuk memperkuat bekal sebelum berangkat. Menurutnya, kesiapan yang dibangun sejak awal akan membantu jemaah menjalani ibadah dengan lebih tertib dan mandiri.
“Manasik ini manfaatkan untuk menambah pemahaman dan mempersiapkan diri. Jadi saat waktunya berangkat, jemaah sudah lebih siap dari sisi ilmu, kesehatan dan mental,” pungkasnya. (adv)





