Satpol PP Tarakan Bakal Tertibkan Anak-anak Bermain Layangan di Fasilitas Umum

Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Tarakan, Marzuki.

TARAKAN– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Tarakan melakukan pengawasan terhadap anak-anak yang bermain layangan. Meski hanya permainan anak-anak, petugas mengawasi agar hal tersebut tidak sampai mengganggu ketertiban umum.

Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Tarakan, Marzuki mengungkapkan, sejauh ini belum terdapat laporan mengenai gangguan aktivitas masyarakat yang terjadi akibat layang-layang. Namun, pihaknya tetap melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi hal tersebut. “Pengawasannya sampai sejauh ini kita hanya sebatas patroli, karena sampai sekarang pun kita juga belum menerima laporan yang istilahnya dari masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas anak-anak ini bermain layangan,” jelasnya, Senin (2/6).

Baca juga  Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Pengemudi Ojek Online

Kendati begitu, Marzuki meminta agar para orang tua mengawasi anaknya dalam bermain. Pihaknya hanya mengizinkan permainan layang-layang itu dilakukan di lapangan terbuka.

“Karena kalau di jalan raya kan selain membahayakan mereka, juga membahayakan pengguna jalan. Seperti sebelum-sebelumnya tali benangnya di gelas, takut kalau orang naik kendaraan motor, kena lehernya,” terangnya.

Biasanya, petugas melakukan patroli di sekitar jalan utama seperti Jalan Yosudarso, Jenderal Sudirman, Kusuma Bangsa lantaran menggunakan kendaraan roda empat. Tak jarang, petugas juga menyisir wilayah Tarakan Utara untuk mengawasi situasi keamanan kota.

Baca juga  Arahan Kapolres Tarakan kepada Bhabinkamtibmas dan Polisi RW, Memperkuat Deteksi Dini Kamtibmas

Marzuki menyebut, pihaknya akan menurunkan petugas khusus untuk mengumpulkan informasi terkait permainan layangan yang dilakukan di fasilitas umum. Marzuki juga meminta masyarakat aktif memberikan laporan kepada Satpol PP jika terdapat kejadian karena layangan.

“Nanti kami turunkan Intel untuk melihat kondisi. Mengecek apakah sesuai dengan yang dilaporkan masyarakat apakah tidak. Jadi kami ini juga masih menunggu dari masyarakat sih untuk melapor ke kami,” terangnya.

Baca juga  Ratusan Personel Kepolisian Dikerahkan Amankan TPS

Pihaknya mengingatkan, patroli yang dilakukan bukan hanya menyasar anak-anak yang bermain layangan, juga potensi gangguan keamanan lainnya.

“Kalau ada kita temukan biasanya kita tertibkan anak-anak dulu, baru nanti dipanggil orang tuanya untuk dilakukan penyuluhan. Tapi sampai sejauh ini saya pikir kalau dia layangan belum ada sampai yang kena Perda, kecuali mungkin sampah,” pungkas Marzuki. (adm)

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?