BERAU – Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, menilai Kecamatan Batu Putih memiliki potensi ekonomi yang besar karena menjadi jalur utama wisatawan yang menuju berbagai destinasi unggulan di Biduk-Biduk.
Setiap tahun, kawasan ini dilintasi ribuan pengunjung yang ingin menikmati Teluk Sumbang, Labuan Cermin, hingga Pulau Kaniungan.
Melihat tingginya arus wisatawan tersebut, Sutami meminta pemerintah daerah untuk mulai merancang pembangunan pusat kuliner dan rest area sebagai fasilitas penunjang.
Menurutnya, keberadaan fasilitas yang tertata baik tidak hanya memberi kenyamanan bagi wisatawan, tetapi juga menjadi peluang strategis bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha.
“Batu Putih adalah titik singgah wisatawan. Potensi ini harus dimaksimalkan lewat pusat kuliner dan rest area agar masyarakat bisa mendapatkan manfaat ekonomi yang jelas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pusat kuliner dapat disiapkan sebagai ruang promosi kuliner khas Berau dan jajanan tradisional, sementara rest area bisa dilengkapi fasilitas dasar seperti toilet yang bersih, musala, dan area parkir yang layak.
“Dengan fasilitas yang nyaman, wisatawan tidak hanya lewat, tetapi bisa berhenti, menikmati kuliner, dan membawa pengalaman positif tentang Batu Putih,” tegasnya.
Politisi Gerindra ini menambahkan bahwa pembangunan fasilitas tersebut harus menjadi bagian dari strategi besar pengembangan pariwisata daerah. Ia menilai Pemkab Berau perlu memantapkan peran Batu Putih sebagai pintu masuk wisata Biduk-Biduk yang ramah, teratur, dan berkelas.
“Kalau konsep ini diterapkan, Batu Putih bukan hanya jalur transit, tetapi menjadi destinasi singgah yang membuat wisatawan tinggal lebih lama. Dampaknya tentu sangat besar bagi ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (git/adv)





