Labkesda Tarakan Kantongi Akreditasi Paripurna, Komitmen Jaga Mutu Pelayanan

Kantor Labkesda Tarakan.

TARAKAN – Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tarakan berhasil mempertahankan standar mutu pelayanan dengan meraih akreditasi Paripurna atau bintang lima dari Kementerian Kesehatan melalui Lembaga Akreditasi LAPRIDA. Akreditasi tersebut telah diperoleh sejak 2023 dan berlaku hingga 2028.

Kepala Labkesda Tarakan, Sri Wahyuni, S.Si., mengatakan capaian tersebut menjadi bukti kualitas pelayanan laboratorium telah memenuhi standar nasional. Meski demikian, akreditasi bukanlah akhir dari proses peningkatan mutu.

“Alhamdulillah kami sudah terakreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan melalui lembaga akreditasi LAPRIDA sejak 2023. Akreditasi ini berlaku sampai 2028 dan nantinya kami akan menjalani reakreditasi atau akreditasi ulang,” ujar Sri Wahyuni.

Baca juga  Gelar Forum Komunikasi Publik, Labkesda Tarakan Siapkan Perbaikan Layanan

Menurutnya, selama masa berlaku akreditasi, Labkesda tetap diwajibkan memenuhi berbagai indikator mutu yang dipantau secara berkala oleh Kementerian Kesehatan.

“Akreditasi bukan berarti setelah mendapat pengakuan kami bisa berhenti berbenah. Pemenuhan mutu harus terus kami capai. Setiap bulan kami menyampaikan laporan kepada Kementerian Kesehatan, mulai dari indikator mutu nasional (INM), indikator kinerja pelayanan (IKP), hingga Survei Kepuasan Masyarakat,” katanya.

Sri Wahyuni menambahkan, hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) pada triwulan I tahun 2026 menunjukkan capaian yang sangat baik dengan nilai di atas 90.

Baca juga  4 Ribu Peserta Meriahkan Pawai Budaya Iraw Tengkayu 2026

“Alhamdulillah hasil Survei Kepuasan Masyarakat terakhir pada triwulan I tahun 2026 memperoleh nilai di atas 90 dengan kategori sangat baik. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” ucapnya.

Labkesda Tarakan sendiri telah beroperasi sejak 2008. Dalam perjalanannya, laboratorium ini beberapa kali berpindah lokasi dan terus mengembangkan sarana, prasarana, serta jenis layanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Labkesda sudah beroperasi sejak 2008. Awalnya pelayanan masih terbatas karena gedung dan ruang pemeriksaan belum memadai. Seiring waktu kami terus meningkatkan sarana dan prasarana, mengembangkan pelayanan, hingga Alhamdulillah bisa seperti sekarang,” jelasnya.

Baca juga  Pemkot Tarakan Raih WTP atas LKPD 2025

Selain meningkatkan kualitas layanan, Labkesda Tarakan juga telah terintegrasi dengan sistem BPJS Kesehatan, khususnya bagi peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Integrasi tersebut memudahkan proses pemeriksaan laboratorium karena data rekam medis sudah terhubung secara daring.

“Peserta BPJS yang terdaftar dalam Program Prolanis kini rekam medisnya sudah terintegrasi dengan Laboratorium Kesehatan Daerah. Jadi ketika sudah waktunya pemeriksaan, masyarakat bisa langsung datang ke Labkesda untuk menjalani pemeriksaan kimia darah sesuai rujukan,” pungkas Sri Wahyuni. (adv)

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?