Oktavia Dorong Berau Kembangkan ‘Emas Hijau’ Pesisir: Saatnya Beralih dari Menangkap ke Membudidayakan

Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia.

BERAU – Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, menyerukan perubahan paradigma dalam pengelolaan potensi laut di Bumi Batiwakkal. Menurutnya, sudah saatnya Kabupaten Berau tidak lagi semata-mata menangkap ikan, tetapi mulai serius membangun ekonomi pesisir melalui budidaya, khususnya rumput laut.

Dengan garis pantai yang panjang dan kondisi perairan yang ideal, Oktavia menyebut Berau memiliki modal besar untuk menjadi salah satu sentra produksi rumput laut di Kalimantan Timur. Potensi ini, kata dia, selama ini belum tergarap maksimal dan perlu segera dioptimalkan.

Baca juga  Rahman Soroti Jalan Gang yang Belum Tersentuh Perbaikan, Minta Pemerataan Infrastruktur Hingga Permukiman

“Rumput laut ini ibarat ‘emas hijau’ bagi Berau. Jika dikembangkan dengan baik, bisa menjadi sumber penghasilan baru bagi masyarakat pesisir, terutama nelayan yang selama ini hanya bergantung pada hasil tangkapan,” ujarnya.

Oktavia mendorong Dinas Perikanan Berau agar segera melakukan pemetaan potensi pesisir serta menyusun program pengembangan budidaya rumput laut yang berkelanjutan. Ia menilai langkah tersebut penting untuk memastikan potensi ekonomi pesisir dapat dikelola secara terarah dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Baca juga  Rudi Mangunsong Soroti Evaluasi Berau Fishing Tournament 2025: Promosi Wisata Oke, Keselamatan & Kelestarian Laut Harus Diperkuat

Lebih jauh, ia menekankan bahwa pengembangan sektor ini tidak bisa hanya bergantung pada dana APBD, tetapi harus melibatkan kemitraan dengan sektor swasta. Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka akses investasi, memperluas jaringan pasar, hingga mendorong ekspor produk olahan rumput laut.

“Pemerintah daerah perlu membuka ruang bagi investor, tapi tetap memastikan keberpihakan kepada masyarakat pesisir. Kita ingin pertumbuhan ekonomi, tapi yang berkeadilan,” tegasnya.

Selain potensi ekonomi, Oktavia juga menyoroti aspek lingkungan. Menurutnya, budidaya rumput laut tergolong ramah lingkungan dan bisa menjadi alternatif ekonomi hijau bagi wilayah pesisir.

Baca juga  Wakil Ketua I DPRD Berau Desak Penguatan Pengawasan di Tingkat Komunitas

“Rumput laut tidak merusak ekosistem laut, bahkan membantu menjaga keseimbangan perairan. Kalau dikelola dengan bijak, ini bisa jadi masa depan ekonomi pesisir Berau,” pungkasnya.

Dengan dorongan dari DPRD, pengembangan rumput laut diharapkan menjadi arah baru ekonomi maritim Berau bukan lagi sekadar mengeksploitasi laut, melainkan mengelolanya dengan cerdas, berkelanjutan, dan menyejahterakan masyarakat. (rn/adv)

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?