KONI Bentuk Tim Satgas PON

Ketua KONI Kaltara, H Muhammad Nasir.

TARAKAN – Menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltara berkomitmen mengupayakan terpenuhinya kebutuhan cabang olahraga dan atlet untuk persiapan.

Ketua KONI Kaltara, H. Muhammad Nasir mengatakan, pihaknya akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) PON XXI/2024. Diharapkan tim Satgas ini akan memantau kebutuhan atlet sejak pemusatan latihan daerah (pelatda) sampai dengan pelaksanaan PON.

“Jadi untuk berbagai hal terkait peralatan dan perlengkapan TC, permasalahan venue, latihan TC, masalah peralatan dan kelengkapan tanding dan lain-lain adalah menjadi tugas tim satgas PON sesuai seksi dan fungsi tim Satgas PON nanti. Setiap seksi juga akan dikolaborasi secara proporsional dengan bidang-bidang terkait yang sesuai KONI Kaltara dan pihak Dispora,” katanya.

Baca juga  PGSI Kaltara Siapkan 12 Atlet Hadapi PON Bela Diri

Ia menambahkan, kebutuhan para atlet dalam menghadapi training center, try out hingga kelengkapan tanding atlet akan dipantau okeh tim Satgas. “Untuk tahun depan kita telah berkomitmen untuk mengupayakan terpenuhinya kebutuhan sesuai time line. Seperti TC, try out dan lain-lainnya,” imbuhnya.

Selain itu, KONI Kaltara juga telah membentuk tim Program Peningkatan Prestasi Atlet (PPPA) yang fokus membantu pembinaan dan prestasi serta pelatih cabor sisi teknis olahraga, guna mematangkan persiapan para atlet.

Baca juga  Dedikasi Tak Tergantikan, Wiyono Adie Raih SIWO Award II Kategori Life Achievement

Nantinya tim PPPA akan bertanggungjawab untuk mengukur kondisi awal atlet sebagai barometer atlet di awal TC dan pengujian secara periodik. Selanjutnya dalam TC untuk mengetahui keberhasilan capaian di lapangan terhadap rencana sesuai PPPA yang telah disepakati.

“Melalui tim ini, KONI kabupaten dan kota juga dapat bekerjasama memantau progres peningkatan prestasi atletnya selama dalam pemusatan latihan persiapan menghadapi PON,” ucapnya.

KONI Kaltara juga akan membentuk tim registrasi, keabsahan dan IT PON yang melibatkan personel dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kaltara.

Baca juga  KONI Kaltara Tunggu SK Resmi Penetapan Tuan Rumah Porprov II 2026

Tim ini dinilai penting karena untuk mempersiapkan data atlet. Jika data tidak disiapkan, Kaltara terancam tidak mengikutsertakan atletnya ke PON.

Karena itu, ia meminta cabang olahraga yang telah meloloskan atletnya ke PON, dapat mempersiapkan data. Seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu keluarga.

“Kita berharap seluruh cabang olahraga agar terus meningkatkan prestasi atlet, baik yang lolos PON maupun yang tidak,” pungkasnya. (adm)

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?