‎Bocah Perempuan 13 Tahun di Nunukan Dirudapaksa Ayah Kandungnya Sejak 2022

Ilustrasi.

NUNUKAN – Tak kuasa menahan nafsu birahi, remaja putri yang baru berusia 13 tahun menjadi korban pencabulan ayah kandungnya. ‎Kejadian ini terungkap setelah saksi mendengar cerita dari korban jika dirinya telah disetubuhi ayahnya sejak 2022 pada Rabu (25/6).

Mendengar itu, saksi langsung memberitahu orang tua angkat korban agar segera membawa pergi korban dari Kabupaten Nunukan.‎

“Pelaku K (49) adalah bapak kandung korban, pelaku dan korban ini tinggal berdua. Sementara ibu kandung korban tidak diketahui keberadaannya,” kata Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius melalui Kasi Humas Polres Nunukan, IPDA Sunarwan.‎

Baca juga  Penyelundupan Puluhan Ribu Pil Ekstasi dan Doubel L Digagalkan Lantamal XIII Tarakan

Tanpa pikir panjang, orang tua angkat korban langsung menjemput korban di rumahnya yang berada di Kecamatan Nunukan Selatan. Setelahnya menuju ke Polres Nunukan untuk membuat laporan.

‎“Korban mengaku telah di setubuhi oleh pelaku sejak tahun 2022 hingga 2025 secara berulangkali,” tutur Sunarwan.‎

Pelaku berinisial K diamankan polisi di Pelabuhan Fery Sungai Jepun, Kelurahan Nunukan Selatan.

Baca juga  ‎Residivis Pencurian Berat Beraksi Lagi, Bobol Kamar Hotel hingga Korban Rugi Ratusan Juta

“Setelah diinterogasi pelaku mengakui telah mencabuli korban dari tahun 2022 hingga 2025 hingga berkali-kali, lantaran tak tahan menahan nafsu birahinya,” jelasnya.

‎Atas kejadian ini, K disangkakan Pasal 81 ayat (1) dan ayat (3) Jo 76D Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah beberapa kali diubah terakhir dengan UURI 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. (adm)

Baca juga  Pemasok Gula dan Sosis Malaysia Diamankan Polisi di Pelabuhan Fery Tarakan

Bagikan:

APA YANG ANDA CARI?